RADAR SUKABUMI – Kabupaten Cirebon Jawa Barat dikenal memiliki beragam destinasi wisata. Mulai dari wisata religi, seni budaya, kuliner serta terdapat banyak bangunan-bangunan lama (kuno) yang bernilai cagar budaya, demikian dikatakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Menilik hal itu, Kang Dedi Mulyadi (KDM) – sapaan akrab Dedi Mulyadi – meyakini bahwa wilayah/ Kabupaten Cirebon akan menjadi kota wisata terbaik di Jabar. Ia pun mengibaratkan (ide – red) seperti Yogyakarta.
“Saya katakan Cirebon itu nanti menjadi ‘Yogyakartanya’ Jawa Barat,” ujar KDM saat Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke – 543 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, pada Senin (21/4/2025) kemarin.
Soal potensi, kata KDM, salah satunya adalah batik megamendung yang sudah manggung di kancah nasional maupun internasional. Karena itu, ia berharap batik megamendung harus tetap menjadi trademark Jabar.
“Pemda Kabupaten Cirebon harus terus mengembangkan inovasi pakaian gaya khas kacirebonan,” pinta KDM, kutip laman Pemprov Jabar, Selasa (22/4/2025).
“Karena (batik) megamendung sudah menjadi trademark Jawa Barat hari ini,” ucap KDM, menambahkan.
Menurutnya, untuk merealisasikan Cirebon menjadi destinasi wisata seperti Yogyakarta, KDM pun berkomitmen membantu Pemda Kabupaten Cirebon, menata kawasan Batik Trusmi agar lebih indah dan teratur.
Termasuk soal trotoar jalan, yang juga menjadi sorotan KDM akan diperbagus. Kemudian, terhadap transportasi tradisional seperti becak dan delman KDM pun meminta agar diperindah serta diatur lebih rapih dan tertib.
“Trotoarnya kita sama-sama desainkan untuk di tata dengan baik. Seluruh areal kawasan ke daerah Batik Trusmi itu harus segera ditata dengan baik. Pasar tradisionalnya harus segera dibenahi. Becak-becaknya harus di- recovery dikasih lukisan-lukisan,” ungkap KDM.
“Bupati dan Wakil Bupati dengan spirit baru mudah-mudahan bisa bersinergi dengan Pemda Provinsi Jawa Barat untuk Cirebon Mentereng,” pungkasnya, menambahkan. (Ron/Hms)






