SUKABUMI — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara spontan menghentikan kendaraannya saat melihat warga yang meminta sumbangan pembangunan masjid di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (10/04/2025).
Dalam video yang beredar di media sosial, Dedi Mulyadi terlihat berbicara langsung dengan warga yang memungut sumbangan di jalan tersebut. Ia menyampaikan kritik terhadap praktik tersebut, yang dinilainya tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas tetapi juga berpotensi memberikan citra buruk bagi umat Islam.
“Runtah Numpuk, Bersihkan Sampah Dulu”, ujar Dedi Mulyadi seperti dilihat dari video yang di Upload di akun media sosialnya.
Dedi Mulyadi menyoroti kondisi lingkungan di Desa Cisande yang dipenuhi sampah menumpuk. Ia menyarankan agar warga lebih fokus pada membersihkan sampah terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembangunan masjid.
“Runtah numpuk, jadi bapak ini tiap hari bikin macet jalan, yaitu memungut uang pake sair untuk pembangunan masjid. Hari ini saya hentikan, tidak boleh lagi minta-minta pembangunan masjid di jalan,” ujar Dedi dengan tegas.
Ia juga mengingatkan bahwa membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, adalah tindakan yang berdosa. Sebaliknya, memungut sampah adalah bentuk ibadah yang lebih bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Dalam dialognya, Dedi Mulyadi menawarkan solusi dengan memberikan sumbangan langsung untuk pembangunan masjid, sehingga warga tidak perlu lagi meminta sumbangan di jalan. Warga yang terlibat pun menyatakan kesediaannya untuk menghentikan praktik tersebut setelah menerima dukungan dari Dedi.






