SUKABUMI – Libur Lebaran 1446 H/2025 M kali ini, kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) ramai diserbu wisatawan hingga di beberapa lokasi membludak khususnya wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Lonjakan pengunjung ataupun wisatawan ini, juga diikuti dengan meningkatnya volume sampah di beberapa Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang tersebar di beberapa titik lokasi wisata pantai.
Mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah di TPSS tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi dengan sigap tanpa lelah terus melakukan penanganan dengan pengangkutan, khususnya di titik-titik strategis kawasan wisata.
Meski dihadapkan pada tantangan padatnya arus lalu lintas dan parkir parkir kendaraan yang menyulitkan akses kendaraan pengangkut, personel dari DLH tetap menjalankan tugasnya secara maksimal.
“Salah satu fokus utama kami adalah pengangkutan sampah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, yang selalu dipadati wisatawan setiap musim libur,” ujar Sub Koordinator Kemitraan Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, Senin (7/4/2025).
“Iya kesulitan terbesar personel saat kendaraan pengangkut tidak bisa masuk karena kemacetan dan area parkir yang penuh, terutama di sekitar TPS sementara,” imbuhnya.
Sehingga lanjut, Dede Jaenudin untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya menggandeng berbagai unsur, termasuk koordinator parkir dan paguyuban pedagang setempat, agar membuka akses jalan agar proses pengangkutan bisa berjalan lancar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan para petugas parkir dan pedagang di RTH Citepus agar menyediakan jalur khusus bagi truk pengangkut sampah,” tegas Dede.






