SUKABUMI – Sehari menjelang perayaan Idul Fitri 1446 hijriyah/2025 masehi, arus lalu lintas dari arah Bagbagan-Kiaradua atau Pajampangan Kabupaten Sukabumi mulai mengalami peningkatan.
Kendaraan pemudik, baik roda dua maupun roda empat terlihat ramai lancar, melintas di jalur jalan alternatif pengganti sementara jembatan Bojongkopo yang ambles tergerus banjir pada Kamis (6/3/2025) lalu.
Kapolsek Simpenan AKP Erman menjelaskan, untuk arus lalu lintas dari Bagbagan-Kiaradua yang melewati Jembatan Bojongkopo, masih belum bisa dioperasikan, sehingga para pengendara yang akan menuju pajampangan dialihkan melalui jembatan darurat atau jalan alternatif.
Di mana, pengendara diarahkan masuk melalui jalur dekat minimarket dan keluar di pertigaan Bojongkopo dengan sistem buka-tutup. “Sementara itu, kendaraan roda dua dari arah Bagbagan menuju Kiaradua dan Pajampangan masih bisa melewati Jembatan Bojongkopo yang terkena bencana, karena kondisinya masih aman untuk dilalui,” jelas Erman.
Ia menambahkan, meskipun ada peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas sejauh ini masih terkendali dan tidak mengalami lonjakan signifikan. “Memang ada peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya, tetapi arus lalu lintas masih cukup landai dan lancar,” tambahnya.
Sementara, meski kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas. Namun, untuk kendaraan besar seperti truk tidak diperbolehkan melewati jalur alternatif, baik menuju Palabuhanratu maupun sebaliknya, karena jembatan Bojongkopo dan jalan darurat tidak dapat menampung beban kendaraan berat.
Erman mengimbau, para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas, mengingat sisa material longsoran masih banyak di beberapa titik, sehingga jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengendara. “Kesabaran dan kewaspadaan sangat diperlukan dalam kondisi ini untuk menghindari kecelakaan,” tandasnya. (Ndi)






