SUKABUMI — Walikota Sukabumi, H Ayep Zaki menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama penanganan berandal bermotor dan tawuran antar pelajar di wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Rabu (12/3).
Kegiatan tersebut, dihadir dalam momen tersebut Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi, Dandim Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Yudhi Hariyanto, Staf Ahli Bupati Sukabumi, Kementerian Agama Kota Sukabumi, unsur pesantren, dan instansi terkait lainnya. ”Pemkot mendukung kegiatan ini dan Sukabumi jadi kota terdepan dalam menyelesaikan geng motor dan tawuran pelajar,” ungkap Walikota Sukabumi Ayep Zaki kepada wartawan, Rabu (12/3).
Apalagi, Lanjut Ayep, salah satu pesan dalam retret kepala daerah di Magelang yakni bagaimana merancang generasi 20 hingga 25 tahun yang akan datang bukan cuma hanya hari ini. Untuk menyelesaikan masalah ini, pelajar akan masuk boarding school atau pesantren. “Dengan adanya MoU ini menjadi bagian dalam menyelesaikan masalah dan pemkot mengapresiasi inisiasi Kapolres Sukabumi Kota,” paparnya.
Menurut Ayep, Pemkot Sukabumi saat ini fokus pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang akan berdampak pada masyarakat. “Ya, khususnya dalam membangun sarana untuk mengatasi berandal bermotor dan tawuran pelajar,” bebernya.






