KOTA SUKABUMI

Alasan Program MBG Ramadhan, Menu Makanannya Diganti Tak Cepat Basi 

×

Alasan Program MBG Ramadhan, Menu Makanannya Diganti Tak Cepat Basi 

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN MBG: Salah seorang siswa SMA 5 Kota Sukabumi, saat mendapatkan makanan, Kamis (6/3).(FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI)
PENYERAHAN MBG: Salah seorang siswa SMA 5 Kota Sukabumi, saat mendapatkan makanan, Kamis (6/3).(FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI)

SUKABUMI – Selama bulan suci Ramadhan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi terus berlanjut. Hanya saja, menu yang biasa digunakan untuk makan siang kini diganti menjadi paket makanan bergizi yang tidak cepat basi. 

Dari pantauan Radar Sukabumi, Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibeureum Kota Sukabumi, mendistribusikan paket makanan kepada 3025 siswa, 42 orang ibu hamil, 156 orang ibu menyusui dan 290 orang balita. Adapun, sasaran distribusi dilakukan kepada 325 siswa SDN Cibungur, 383 siswa SDIT Al-Amien, 100 siswa SDN Losari, 203 siswa SDN Rancakadu, 680 siswa SMP 12 Kota Sukabumi, 1334 siswa SMAN 5 Kota Sukabumi. Untuk ibu hamil dan menyusui serta anak balita penyaluran 488 orang di Posyandu Kelurahan Babakan. 

Bank bjb Tandamata

Menu yang diberikan kepada siswa pada hari ini, berupa roti, telur rebus, susu UHT 115 ml, jeruk, dan kurma untuk siswa SD sebanyak 3 butir sedangkan untuk siswa SMP dan SMA sebanyak 5 butir. Lalu menu untuk anak balita berupa susu UHT, biskuit dan jeruk dan menu untuk ibu hamil dan menyusui berupa susu Prenagen Lova. 

Humas SMAN 5 Kota Sukabumi, Budi Setia mengatakan, pelaksanaan MBG saat bulan puasa ini berbeda dengan sebelumnya. “Jika di bulan biasa ada nasi, lauk dan sebagainya, pada bulan Ramadhan ini menunya tidak cepat busuk, karena makanannya akan dibawa ke rumah untuk dimakan saat buka puasa di rumah,” kata Budi kepada wartawan.

Lanjut Budi, perbedaannya kalau ketika bulan biasa itu pendistribusian setiap pukul 11.30 WIB, jadi langsung dapat dinikmati waktu makan siang. “Kalau sekarang relatif ya, seperti hari ini kelas XII sedang off, jadi mereka ditunggu (datang ke sekolah) untuk mendapatkan MBG supaya sampai ke mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN Cibungur, Eti Suketi menuturkan mekanisme pembagian MBG untuk bulan ramadhan ini para siswa diberitahukan untuk membawa kantong, bertujuan untuk memindahkan paket makanan dari kantong (tote bag) SPPG yang akan dikumpulkan untuk dipergunakan lagi esok hari.