DPRD Kabupaten Sukabumi

Ketua DPRD Sukabumi: Sertijab Bupati dan Pidato Perdana Jadi Momentum Penting untuk Lima Tahun ke Depan

×

Ketua DPRD Sukabumi: Sertijab Bupati dan Pidato Perdana Jadi Momentum Penting untuk Lima Tahun ke Depan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Sukabumi Sertijab Bupati
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali.

SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan tanggapannya terkait Rapat Paripurna yang diisi dengan serah terima jabatan (sertijab) Bupati dari Marwan Hamami ke Asep Japar.

Tidak hanya itu dalam rapat paripurna, juga sekaligus mendengarkan pidato perdana Bupati Kabupaten Sukabumj terpilih yakni Asep Japar.

Bank bjb Tandamata

Saat diwawancara, Budi Azhar menyebut momen rapat paripurna dan serah terima jabatan yang digelar Kamis (20/2/2025) malam tadi sebagai langkah awal penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Sukabumi selama lima tahun mendatang.

“Serah terima jabatan ini sudah sesuai tahapan yang terjadwal. Selain itu, pidato perdana Bupati terpilih juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan kembali visi dan misinya,” ujar Budi Azhar. Jumat (21/2/2025).

“Tentunya visi misi yang telah disampaikan nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” sambungnya.

Lebih lanjut, Budi Azhar mengungkapkan harapan DPRD terhadap kepemimpinan Bupati Asep Japar. Menurutnya, ada peluang besar untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik, sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih kurang.

“Harapan kami, Bupati baru bisa memperbaiki kekurangan yang ada, melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan, dan merealisasikan visi misinya melalui RPJMD. Itu akan menjadi ukuran utama kami dalam menilai program kerja lima tahun mendatang,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Budi Azhar, menanggapi dengan kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini bahwa DPRD akan memantau dan menilai program kerja Bupati baru melalui RPJMD.

“Kita akan menakar hal ini berdasarkan RPJMD yang disusun. Semua ukuran terkait program, kegiatan, dan capaian akan ada di sana. Jadi, kita tunggu realisasinya untuk melihat arah kebijakan yang diambil Bupati terpilih,” paparnya.

Adapun terkait ketidakhadiran Wakil Bupati sebelumnya, Iyos Somantri, Budi menjelaskan bahwa Iyos sebelum digelar serah terima jabatan dari bupati dan wakil bupati periode 2021- 2025 kepada bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025 – 2030 nanti telah menyampaikan permohonan maaf melalui pesan pribadi.

“Pak Iyos sudah menghubungi saya lewat pesan WhatsApp. Beliau meminta maaf karena tidak bisa hadir, mengingat saat ini beliau sedang melaksanakan ibadah umroh,” tandasnya. (Ndi)