BERITA UTAMA

Progres Tol Bocimi Seksi III, Kantah Kabupaten Sukabumi Kawal Proses Ganti Rugi 

×

Progres Tol Bocimi Seksi III, Kantah Kabupaten Sukabumi Kawal Proses Ganti Rugi 

Sebarkan artikel ini
PROSES : Seorang warga pada saat melintas di area pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat dengan ruas exit tol Jalur Cibolang.
PROSES : Seorang warga pada saat melintas di area pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat dengan ruas exit tol Jalur Cibolang.

SUKABUMI — Proses pemberian ganti kerugian kepada warga yang terdampak pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi  (Bocimi) Seksi III, terus berlangsung. 

Bahkan, saat ini, belasan warga yang lahannya terdampak akan rencana proyek tersebut menerima kompensasi atau mendapatkan Uang Ganti Rugi (UGR) yang diselenggarakan di Bank Mandiri Kantor Cabang Sukabumi, Jalan Raya Jenderal Sudirman No. 124, Kota Sukabumi, pada Jumat (14/02/2025).

Bank bjb Tandamata

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi, Agus Sutrisno, A.Ptnh., M.H., C.Med, mengatakan, bahwa pemberian ganti kerugian ini mencakup enam desa di empat kecamatan, yaitu, Kecamatan Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Cisaat, Desa Cibolang Kaler, Desa Kutasirna, dan Desa Selajambe, Kecamatan Cibadak Desa Ciheulang Tonggoh dan Kecamatan Cicantayan Desa Cijalingan.

ANTUSIAS : Salah seorang warga terdampak proyek tol Ciawi – Sukabumi, saat mendapatkan UGR  Jumat (14/02/2025).

“Saya berharap dalam penggunaan uang ganti kerugian ini dapat dimanfaatkan secara bijaksana sesuai dengan kebutuhan dan tidak bersifat konsumtif,” kata Agus Sutrisno kepada para penerima kompensasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi, Enang Sutriyadi, serta perwakilan dari PUPR, camat terkait, dan Bank Mandiri.

“Dengan proses pemberian ganti kerugian ini, diharapkan warga terdampak dapat segera menyesuaikan diri dan memanfaatkan dana ganti rugi dengan baik untuk kepentingan masa depan,” singkat Agus yang juga merupakan Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah. (den/d)