SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa bumi berkekuatan M4,3 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu dini hari, 18 Januari 2025, dipicu oleh sesar aktif (sesar naik) di darat di Ujung Genteng. Pusat gempa berada sekitar 33 kilometer barat daya Sukabumi dengan kedalaman 38 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan hasil dari aktivitas seismik di zona subduksi lempeng yang berada di sekitar wilayah tersebut.
“Gempa bumi ini termasuk kategori dangkal dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” ujar Daryono melalui akun media sosial BMKG.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi semacam ini. Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa tersebut.(*/hnd)






