SUKABUMI- Sejumlah poster bertuliskan calon ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi mulai bermunculan di salah satu platform media sosial. Padahal, kepengurusan KONI Kota Sukabumi akan berakhir pada tahun 2027, mendatang.
Saat ini, KONI Kota Sukabumi masih dipegang Haickel Reza Balfas yang merupakan incumbent dari sebelumnya menjabat tahun 2019 hingga 2023 dan terpilih kembali pada tahun 2023 hingga2027.
Adapun poster yang berseliweran itu diketahui bernama Yoseph Mahdi Juniansyah. Ia merupakan salah satu adik dari Anggota DPR RI, Desy Ratnasari sekaligus salah salah pengurus Partai Amanat Nasional.
Menanggapi hal itu, Wakil ketua empat, Khaerul Imam mengaku, sudah mengetahui hal tersebut di media sosial. Namun saat ini pihaknya belum mendapatkan statmen resmi apapun dari ketua umum KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza Balfas. ” Kita tetap mengacu pada berdasarkan SK yang dikeluarkan KONI Provinsi Jawa Barat, bahwa Kepengurusan KONI Kota Sukabumi berakhir di tahun 2027,” ujar Imam kepada Radar Sukabumi, Selasa (7/1).
Sejauh ini sambung dia, pihaknya belum menerima statmen resmi apapun dari ketua umum KONI Kota Sukabumi, sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Namun sambung dia, jika ada pergantian kepengurusan di tengah-tengah masa periode, tentunya ada aturan main sesuai AD-ART KONI.” Ketika ada Musyawarah Kota luar biasa pun diatur dalam AD-ART dan alasannya apa? Kami kembalikan lagi kepada AD-ART KONI yang sudah di sahkan,” terangnya.
Disinggung terkait adanya isu mosi tidak percaya dari pengurus Cabang Olahraga, para pengurus KONI sudah mengetahui hal tersebut, hanya saja hal itu baru sekedar isu dan belum ada secara nyata dilaporkan atau berbentuk fisik. “Belum terima hal itu (mosi tidak percaya, red). Itu pun harus ditanda tangani Ketum Cabor,” tambahnya.
Sebagai pengurus KONI dan pengurus Cabor, dirinya merasa kurang diuntungkan, terlebih saat ini sedang mempersiapkan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar tahun 2025 dan persiapan menghadapi Porprov Jabar tahun 2026, mendatang. “Kami memiliki target 15 besar pada Porprov Jabar mendatang,” pungkasnya. (why)






