SUKABUMI — Dalam mengamankan Tahun Baru 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, akan menempatkan beberapa pos pengamanan, termasuk di Pos Terminal Jubleg dan sejumlah titik strategis lainnya.
Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi, Budianto, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengerahkan sekitar 200 personel dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dishub untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pergantian tahun baru 2025.
“Kami telah melaksanakan sosialisasi terkait larangan bagi kendaraan bersumbu tiga ke atas untuk melintas mulai 22 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Selain itu, kami juga telah melakukan ramp check di exit Tol Parungkuda untuk memastikan kelayakan kendaraan,” kata Budianto pada Senin (30/12).
Ia menambahkan, beberapa kendaraan yang tidak memenuhi syarat KIR ditemukan saat pengecekan. “Ada kendaraan yang tidak pernah melaksanakan uji KIR, sehingga harus dikenakan sanksi, baik berupa tilang maupun dikembalikan ke tempat asal,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di titik-titik rawan seperti exit Tol Cibadak, Simpang Ratu, dan Palabuhanratu, Dishub telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sukabumi. Beberapa langkah rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan, termasuk pengalihan arus kendaraan dari arah Bogor atau Jakarta melalui Simpang Nagrak dan keluar di Cikulawing.
“Jika kemacetan terjadi di Cibadak, kendaraan dari arah barat akan diarahkan ke jalur alternatif. Namun, untuk kendaraan besar bersumbu tiga ke atas tetap tidak diperbolehkan melewati jalur Cikidang karena kondisi tikungan dan tanjakannya yang berbahaya,” jelas Budianto.
Ia juga menegaskan bahwa sistem satu arah (one way) kemungkinan besar akan diberlakukan, terutama pada malam puncak tahun baru.
Dishub Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat yang hendak berlibur, pulang kampung, atau berwisata agar memastikan kendaraannya laik jalan dan telah melakukan uji KIR. Selain itu, kapasitas penumpang harus sesuai aturan, dan masyarakat diminta untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menyerobot jalur, serta membiasakan budaya antri.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati selama perjalanan, terutama saat melewati jalur-jalur rawan,” ujarnya.
“Dishub Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran dan keselamatan selama perayaan Natal dan tahun baru,” pungkasnya. (den/d)






