BERITA UTAMA

Cemburu Buta, Suami di Nagrak Sukabumi Siram Istri dan Anak dengan Air Keras

×

Cemburu Buta, Suami di Nagrak Sukabumi Siram Istri dan Anak dengan Air Keras

Sebarkan artikel ini
DIAMANKAN : Terduga pelaku KDRT, GG (59) asal warga Kampung Dukuh Nara, RT 27/RW 05, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, saat diamankan petugas ke Polsek Nagrak, Resor Sukabumi pada Minggu (29/12).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
DIAMANKAN : Terduga pelaku KDRT, GG (59) asal warga Kampung Dukuh Nara, RT 27/RW 05, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, saat diamankan petugas ke Polsek Nagrak, Resor Sukabumi pada Minggu (29/12).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI – Gara-gara cemburu buta,  Dedeh Kurniasih (46) bersama dua anaknya bernama M. Sarif (18), dan Angga Juliana Suakir (12), telah mengalami luka serius, setelah disiram air keras oleh suaminya sendiri berinisial GG (59) asal warga Kampung Dukuh Nara, RT 27/RW 05, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (29/12).

Kapolsek Nagrak Iptu Asep Supriat mengatakan, pihaknya membenarkan perihal kejadian satu keluarga yang nekad disiram menggunakan air keras oleh suami sahnya tersebut.

bank BJB

“Iya, benar ada kejadian itu dan terduga pelaku, yakni suami sah korban sudah kami amankan di Polsek Nagrak, Polres Sukabumi, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asep pada Minggu (29/12).

“Korbannya itu, ada tiga orang, satu istri sah pelaku dan dua diantaranya merupakan anak tiri dari terduga pelaku,” imbuhnya.

Seluruh keluarga korban yang mengalami luka akibat disiram air keras ini, sambung Asep, kini tengah menjalani perawatan yang intensif dari tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nagrak.

Ketika disinggung mengenai penyebab ataupun motif terduga pelaku yang nekat melakukan penyiraman air keras terhadap istri dan anaknya ini, Asep menjawab, bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi tersebut telah dilakukan suami korban karena disebabkan rasa cemburu.

“Iya, hasil pemeriksaan sementara motifnya ini, terduga pelaku disebabkan kecemburuan kepada korban atau istrinya, karena melihat istrinya itu mengirim pesan dengan laki-laki lain. Namun, untuk penyebab pastinya kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam,” pungkasnya. (den/d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *