SUKABUMI — Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terjebak longsor yang menimbun Jalan Raya Sukabumi – Sagaranten, tepatnya di Kampung Cijangkar, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (20/11) malam.
Akibat longsoran material yang menutupi jalan sepanjang 50 meter, kemacetan panjang tak terhindarkan di kedua arah, baik dari Sukabumi menuju Sagaranten maupun sebaliknya.
Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi di lokasi, menunjukkan lebih dari 3,5 jam kendaraan, terutama roda empat, terjebak macet akibat jalan provinsi yang tertutup longsor. Dalam situasi tersebut, satu unit ambulans yang tengah membawa seorang ibu hamil dari arah Sagaranten menuju RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, terhenti di tengah kemacetan.
Menanggapi situasi darurat ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, segera turun tangan untuk mengevakuasi ibu hamil tersebut.
Petugas PMI dengan sigap menandu ibu yang hendak melahirkan melewati area longsor dan membawanya ke mobil ambulans yang telah disiapkan dari arah Kota Sukabumi.
Setelah proses evakuasi berjalan lancar, ibu tersebut segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Identitas ibu hamil tersebut belum diketahui, namun beruntung, ia dan bayi yang dikandungnya dapat segera mendapatkan pertolongan medis.
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr Hondo kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah rawan longsor, terutama di musim hujan.
Tim PMI dan petugas gabungan lainnya, terus berupaya memastikan keselamatan warga dalam kondisi darurat seperti ini. “Ibu yang mahu melahirkan dan terjebak longsor di wilayah Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung itu, diketahui bernama Siti Nurjanah (25) asal warga Kampung Cimadu, RT 04/RW 04, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar,” kata dr Hondo kepada Radar Sukabumi pada Rabu (20/11).






