BERITA UTAMA

Penampakan Buaya di Aliran Sungai Cimandiri Jayanti Bikin Heboh

×

Penampakan Buaya di Aliran Sungai Cimandiri Jayanti Bikin Heboh

Sebarkan artikel ini
HEBOH : Seekor buaya terlihat di pinggiran aliran sungai Cimandiri, Kampung Benteng Caringin, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (13/11).(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
HEBOH : Seekor buaya terlihat di pinggiran aliran sungai Cimandiri, Kampung Benteng Caringin, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (13/11).(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI – Warga pencari rumput di kampung Benteng Caringin, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan kemunculan buaya di pinggiran aliran sungai Cimandiri.

Bahkan menurut keterangan warga, kemunculan buaya tersebut ramai beredar informasi di media sosial facebokk dan perpesanan aplikasi, warga dihebohkan dengan kemunculan se ekor buaya di pinggiran aliran sungai dalam beberapa hari ini.

Bank bjb Tandamata

Jaelani (42) warga sekitar yang kesehariannya mencari rumput untuk ternak, mengatakan kemunculan buaya disekitar pinggiran aliran sungai Cimandiri di perkampungan Benteng Caringin tersebut sudah ada sejak beberapa bulan lalu, namun sempat menghilang dan tidak terlihat sejak musim kemarau.

“Sudah beberapa bulan sih gak lama, pas kemarin musim kemarau gak ada, gak kelihatan, sekarang ada lagi,” ujar Jaelani.

 “Dulunya disitu di sekitar penggalian pasir, gak tau tiba tiba ada disini, memang sudah lama ada di sekitar sini, cuman kemarin saja berapa bulan gak ada, gak muncul muncul, pas kemarin ada berapa hari muncul lagi,” imbuhnya.

Berdasarkan dari penglihatan, kata Jaelani lagi, kemunculan buaya tersebut tidak hanya satu ekor, namun dua ekor dengan warna kulit hitam dan kekuning kuningan.

“Yang muncul itu terlihat dua ekor, yang hitam sama yang agak kuning, selama ini gak ganggu, gak tau kalau sudah besar nanti, khawatirnya naik ke daratan, namanya juga binatang buas,” jelasnya.

Untuk itu Jaelani berharap, buaya tersebut segera dilakukan evakuasi hal itu untuk mengangitisipasi hal hal yang tidak diinginken, meskipun saat ini belum menimbulkan dampak bagi warga sekitar.

“Buaya ini memang selama ini gak ganggu dan tidak mengkhwatirkan, cuman kalau sudah besar nanti takut juga, khawatir nanti, sekarang saja masih aman,” terangnya.

“Ya harapannya di evakuasi takutnya kan mengganggu nanti kalau sudah besar, kalau panjang dan beratnya gak tau sih, ada sekitar tiga meteran lah panjangnya,” imbuhnya.

Gio warga lain yang juga pencari rumput menambahkan, sempat melihat keberadaan buaya tersebut sejak 6 bulan yang lalu saat masih kecil berukuran sekitar betis.

“Sudah terlihat hampir enam bulan ini, ada dibawah situ dari kecil, kemarin pas rekam itu awalnya iseng iseng saja lalu kelihatan itu buaya nya sore hari, karena memang biasanya kelihatan siang kalau tidak juga sorean,” timpalnya.

 “Tiap hari ada disini, ada dua ekor yang saya lihat, yang agak hitam satu, yang agak kuning satu, bukan warna putih. Selama ini gak ganggu, Alhamdulillah gak ganggu, aktivitas saya sehari hari di sini cari rumput buat ternak,” tandasnya. (ndi/d).