SUKABUMI- Potensi Cabang olahraga floor ball di Kota Sukabumi semakin menunjukan prestasi yang positif. Setelah sukses membantu kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 dengan memberikan dua medali, kali ini tim floor ball asal SMA Mardi Yuana, sukses memboyong dua medali pada ajang Kabupaten Bandung floor ball Open (KBFO) di Gymansium Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada Jumat-Minggu (8-10/11).
“Kita patut bersyukur bisa memberikan hasil yang terbaik dengan meraih dua penghargaan, diantaranya juara pertama untuk kategori laki-laki dan juara dua untuk kategori wanita,” ujar pelatih floorball sekaligus guru olahraga SMA Mardi Yuana, Epul Saepuloh kepada Radar Sukabumi, Senin (11/11).
Sebelumnya, pada event floor ball bertajuk Don Bosco di Jakarta, anak didinya ini meraih juara pertama tingkat pelajar se-DKI Jakarta. Tentunya, dengan hasil tersebut menjadi modal bagi tim flooor ball SMA Mardi Yuana, yang juga atlet floor ball Kota Sukabumi untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada 2026, mendatang. “Kebanyakan atlet floor ball Kota Sukabumi merupakan pelajar SMA Mardi Yuana. Jadi kita lebih mudah berinteraksi dan memupuk kekompakan tim. Sebab, olahraga floor ball tidak hanya dibutuhkan skill individu, tetapi lebih mengedepankan kekompakan juga,” tambahnya.
Prestasi anak didinya ini sambung Epul, tidak terlepas dari dukungan pihak sekolah yang selalu memberikan suport kepada para peserta didiknya. Sehingga berbagai event bisa dijalankan dengan penuh semangat. “Terima kasih kepada pihak sekolah, terutama ibu Tri Yuliani Maria sebagai kepala sekolah yang senantiasa mendukung kegiatan anak-anak, terutama pada cabor floor ball,” kata Epul yang juga atlet Timnas floor ball Indonesia.
Ia berharap, prestasi ini akan bisa terus diraih anak didinya di berbagai event floor ball yang lain, sehingga nama Kota Sukabumi semakin harum di kacah olehraga terutama pada cabor floor ball. “Target kita ingin memberikan medali emas pada Pororv Jabar nanti,” harapnya. (why)






