SUKABUMI – Banjir parah yang melanda Kota Sukabumi pada beberapa waktu lalu, mengundang keprihatinan berbagai kalangan. Hari ini, Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menyambangi langsung warga terdampak paling parah yakni di Kampung Cikondang RT 07 RW 02, Kelurahan Cikondang, Kota Sukabumi. Dimana, wilayah tersebut sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban dari bencana banjir tersebut.
“Tentunya saya ikut prihatin atas musibah banjir yang menimpa warga. Saya pun tadi ke lokasi bencana untuk bertemu dan berbincang dengan warga yang terkena dampak banjir. Kami juga meminta saran dan masukan apa yang diharapkan ke depan sehingga musibah tersebut tidak terjadi lagi,” ucap Zainul kepada Radar Sukabumi, Sabtu (9/11).
Zainul menjadi anggota DPR RI pertama yang melakukan kunjungan ke lokasi pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain bertemu langsung dengan warga terdampak, dirinya juga memberikan bantuan sembako dan pengobatan gratis. Kegiatan itu hasil dari kolaborasi dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU).
“Saya tadi ke lokasi bencana bertemu dengan warga yang terdampak banjir. Selain memberikan bantuan, kita juga meminta saran dan masukan apa yang diharapkan ke depan sehingga musibah banjir tidak terjadi lagi,” ujar Zainul yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjed) DPP PKB.
Sementara itu, satu masukan utama yang diterima Zainul adalah terkait perbaikan saluran air, termasuk pembangunan tanggul dan perbaikan drainase di sekitar lokasi banjir. Zainul berharap agar warga dapat segera kembali menempati rumah mereka setelah perbaikan dilakukan. “Ada empat rumah yang terdampak. Mereka berharap ada solusi dan perbaikan sehingga bisa kembali menempati rumahnya. Kami akan berupaya agar harapan mereka segera terwujud,” tambahnya.
Zainul menegaskan komitmennya untuk mengupayakan perbaikan yang diinginkan masyarakat dengan bekerja sama dengan mitra kerja di Komisi IX. “Diharapkan bantuan dan upaya perbaikan ini dapat meringankan beban warga serta menjadi langkah awal untuk mengantisipasi terjadinya bencana serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (*)






