SUKABUMI – Logistik atau kebutuhan untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Sukabumi, berupa surat suara akhirnya telah tiba, di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Kamis (31/10).
Kedatangan surat suara ke Gudang Logistik KPU Kota Sukabumi ini dikawal ketat jajaran kepolisian Polres Sukabumi Kota, lalu Badan Pengawas Pemilu (KPU), dan Kesbangpol, tepatnya di Jalan Balandongan, Sudajayahilir.
“Alhamdulillah, kami hari ini sudah menerima surat suara dua jenis, antara lain pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Ketua KPU Kota Sukabumi Imam Sutrisno kepada awak media.
Imam menyebut, untuk surat suara 2 jenis pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diterima KPU Kota Sukabumi sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT).
“Kami lakukan penjemputan surat suara ini bersama Bawaslu dan Kesbangpol dengan pengawalan dari pihak kepolisian berjalan lancar,” ucapnya.
Masih kata Imam, jumlah surat suara untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jabar sebanyak 266.717 lembar dan dikemas rapih dalam 89 box.
“Sementara untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi sebanyak 268.717 lembar yang dikemas dalam 68 box,” katanya.
Di sisi lain, untuk surat suara cadangan pemungutan suara ulang (PSU) yang memiliki stempel PSU ada sekitar 2 ribu untuk jenis pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Adapun untuk sortir lipat dan hitung surat suara sendiri rencananya akan di mulai tanggal 4 November 2024 jika tidak ada perubahan.
“Kami menargetkan dalam empat hari sudah dapat diselesaikan, karena prosesnya tidak sebanyak Pemilu yang lalu. Pun proses sortir dan pelipatan ini tenaganya akan dibantu oleh warga sekitar,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya mewakili KPU Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mengawal dan mengawasi tahapan Pemilu serentak ini hingga nanti.
“KPU mengucapkan terima kasih kepada Seluruh pihak yg sdh mengawasi, membantu distribusi surat suara ini mulai dari percetakan gramedia hingga sampai ke gudang logistik KPU. Dari rekan Bawaslu, Kepolisian, Kejaksaan, Kesbangpol dan tentu rekan media,” pungkas Imam. (ris)






