PALABUHANRATU – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, angkat bicara terkait hilangnya puluhan laptop Chromebook di SDN 1 Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, beberapa waktu lalu.
Kejadian hilangnya sebanyak 29 unit laptop chromebook tersebut dinilai sangat merugikan, karena aset tersebut merupakan inventaris negara yang seharusnya dijaga dengan baik.
Ferry menyayangkan hilangnya perangkat teknologi yang penting bagi dunia pendidikan ini dan meminta Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti masalah tersebut. Dia juga mengimbau agar sekolah-sekolah lebih meningkatkan pengamanan terhadap aset-aset penting seperti laptop dan peralatan lainnya.
“Ini sangat disayangkan, karena inventaris atau aset dari negara itu mestinya dijaga dengan baik. Hilangnya 29 unit laptop ini tentu harus menjadi catatan penting bagi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk meningkatkan sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Ferry Supriyadi, Selasa (15/10).
Ferry berharap, kejadian tersebut tidak menghambat proses belajar-mengajar terlebih penggunaannya untuk ANBK (Assesmen Nasional Berbasis Komputer) dan meminta agar Dinas Pendidikan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengganti laptop yang hilang.
Ferry optimis, dengan adanya perbaikan sistem keamanan dan pengawasan yang lebih ketat, kedepan kejadian serupa bisa dihindari di masa mendatang di sekolah sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi.
“Mudah-mudahan Dinas Pendidikan segera mengambil opsi lain agar proses belajar mengajar tidak terganggu. Ini harus menjadi perhatian serius agar kedepannya tidak ada lagi aset negara yang hilang begitu saja,” terangnya.
Selain membahas kejadian tersebut, Ferry juga menyampaikan hasil kunjungan kerja Komisi IV ke beberapa mitra kerja, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pertemuan dengan mitra kerja bertujuan untuk memperkenalkan anggota baru komisi serta mengevaluasi serapan anggaran.
“Hasil dari kunjungan kami ke mitra kerja kemarin, termasuk Dinas Pendidikan, menunjukkan bahwa penyerapan anggaran sejauh ini berada di angka 55 hingga 70 persen,” paparnya.
“Walaupun ada beberapa kendala, kami melihatnya masih dalam tahap normal. Kami akan terus melakukan pemantauan agar penyerapan anggaran bisa maksimal hingga akhir tahun,” imbuhnya.
Ferry juga menegaskan bahwa Komisi IV siap memberikan dukungan, saran, dan solusi bagi mitra kerjanya jika terdapat kendala dalam pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Dengan kolaborasi yang baik, dia optimis target kinerja dapat tercapai dengan optimal.
“Kami sebagai mitra kerja akan terus mendampingi, memberikan masukan, dan memastikan agar program-program yang telah direncanakan bisa berjalan sesuai target. Jika ada kendala, kami siap membantu untuk mencari solusi terbaik,” terangnya.
“Terkait hilangnya 29 unit laptop di SDN 1 Cibodas diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak terkait agar lebih berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terhadap aset-aset negara yang digunakan dalam dunia pendidikan,” tandasnya. (Ndi)






