SUKABUMI – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, meluncurkan program Kader Pangan Sekolah Peduli New Stunting (Kader Penting), Senin (9/10).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Adrian Hariadi mengatakan, Kader Penting yang merupakan inovasi dalam pencegahan stunting dikalangan remaja ini untuk meningkatkan dedikasi para siswa dalam mengatasi permasalahan pangan dan stunting.
“Program ini akan berjalan selama lima bulan dan dilaksanakan di sepuluh sekolah,” kata Andriana kepada wartawan, Senin (9/10).
Melalui program Kader Penting ini, lanjut Andriana, para siswa akan mengemban tugas sebagai kader penyuluhan pangan dilingkungan sekolah. “Dengan begitu, para siswa dapat melakukan penyuluhan terhadap pelajar lainnya di sekolah untuk menekan stunting,” bebernya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menambahkan, inovasi ini digulirkan sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan stunting yang konvergen, holistik dan terintegrasi serta melibatkan berbagai sektor.
“Inovasi Kader Penting diharapkan menurunkan angka prevalensi stunting Kota Sukabumi yang berdasarkan survey status gizi Indonesia pada 2023 mencapai 26,9 persen,” tambahnya.
Selein itu, Pemerintah Kota Sukabumi telah meluncurkan inovasi yang dinamakan Pangan Lokal Sehat Bergizi Tinggi untuk Pencegahan New Stunting atau Pasti Penting, yang ditargetkan untuk remaja, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0 sampai 59 bulan.
“Diharapkannya berbagai inovasi ini bisa dijaga kesinambungannya dan berperan dalam melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” tukas Penjabat Wali Kota Sukabumi . (Bam)






