CIKAKAK – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, angkat bicara terkait peristiwa tragis yang menimpa Sri Erni Juniarti (40) tenaga kerja wanita (TKW) asal Cimaja, Kecamatan Cikakak, yang meninggal dunia di Suriah.
Dimana dari informasinya, meninggal Sri Erni Juniarti diduga disebabkan oleh penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya selama bekerja.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan selaku Ketua DPRD, saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya saudari kita, Sri Erni Juniarti,” ujar Budi Azhar belum lama ini kepada Radar Sukabumi.
“Kami merasa sangat prihatin dengan dugaan kekerasan yang dialami almarhumah sebelum kepergiannya,” sambungnya.
Budi menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, khususnya pemerintah pusat, Kementerian Luar Negeri, serta KBRI di Suriah. Ia mendesak agar dilakukan investigasi mendalam guna mengungkap penyebab kematian tersebut.
“Jika terbukti ada unsur kekerasan yang dilakukan oleh majikan almarhumah, kami meminta agar keadilan ditegakkan. Hak-hak korban serta keluarganya harus dipenuhi,” tambahnya.
Selain itu, Budi Azhar mengimbau agar pemerintah lebih memperketat pengawasan dan meningkatkan perlindungan bagi para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, khususnya bagi mereka yang berasal dari daerah seperti Sukabumi.
Menurut Budi Azhar, kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat upaya perlindungan terhadap pekerja migran, terutama bagi mereka yang berasal dari daerah-daerah seperti kabupaten Sukabumi.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemulangan jenazah almarhumah berjalan lancar, serta hak-hak yang menjadi milik keluarga bisa segera diserahkan,” terangnya.
Tragedi ini, kata Budi Azhar lagi telah menjadi sorotan publik, khususnya di Sukabumi, dan menambah panjang daftar kasus kekerasan yang menimpa TKW di luar negeri.
“Sekali lagi, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, diduga alami penganiayaan oleh majikannya, Sri Erni Juniarti (40) warga Kampung Cimaja, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi dikabarkan meninggal dunia di Suriah.
Dugaan meninggalnya Sri Ernu Juniarti tersebut disampaikan, keponakan korban Bambang Permadi (34) keberangkatan bibi nya menjadi tenaga kerja dengan tujuan luar negeri sekitar tahun 2022, awalnya tidak diketahui pasti tujuan negara mana, namun, sekitar satu tahun kemudian diketahuilah bibinya kerja di Suriah. (Ndi)






