JAWA BARAT

Selain Soal Dana BOS, SMAN 1 Baleendah Diduga Pungli Uang Kantin, LSM BASMI: Rencana Gelar Demo

×

Selain Soal Dana BOS, SMAN 1 Baleendah Diduga Pungli Uang Kantin, LSM BASMI: Rencana Gelar Demo

Sebarkan artikel ini
Pungli
Pungli

RADAR SUKABUMI – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Plh Sekdisdik Jabar dan Kepala Cabang Dinas Pendidik (KCD) Wilayah VIII serta Kepala Sekolah tidak memberikan respon kepada media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sebelumnya telah disampaikan terkait informasi seputar tetakelola dan pelaporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung, Jabar.

Bank bjb Tandamata

Selain soal tidak jelasnya tentang tatakelola dan pelaporan penggunaan dana BOS tahun alokasi 2023, kini muncul dugaan persoalan Pungli (pungutan liar) terjadi di SMAN 1 Baleendah.

“Ya, selain soal dana BOS, ada pula dugaan Pungli yang terjadi di SMAN 1 Beleendah,” ujar Elvin Yos, Ketua Harian DPP LSM Barisan Semut Merah Indonesia (BASMI) Jabar, kepada Radar Sukabumi, Rabu (11/9/2024).

Ditambahkannya, berdasarkan laporan dari tim investigasinya, uang yang diminta (dugaan Pungli) oleh pihak sekolah kepada orang tua siswa (Ortusis) dilakukan untuk membangun/rehab ruang kantin sekolah.

“Ruang kantin tersebut kemudian disewa kontrakkan kepada pedagang, dengan harga senilai Rp7 juta per tahun,” ungkap Eyos (sapaan akrabnya).

“Infor yang kami dapatkan kantin di SMAN 1 Baleendah ada sebanyak 13 ruang kantin yang di sewa-kontrakkan,” ucapnya menambahkan.

Adapun para Ortusis yang dimintai uang sumbangan untuk pembangunan/rehab 13 ruang kantin berasal dari Ortusis kelas XI dan kelas XII. Dikabarkan dana pembangunan ruang kantun tersebut menghabiskan dana sebesar Rp700 juta, tutur Eyos.

“Tapi anehnya, uang sewa-kotrak ruang kantin tersebut belum ada kejelasan digunakan untuk apa, dan masuk kemanajemen mana?,” tandasnya.

Disampaikan Eyos, dalam waktu dekat ini rencananya jajaran pengurus LSM BASMI akan melayang laporan kepada pihak penegak hukum (APH). Dengan harapan adanya tindak lanjut dari para pihak terkait.