KABUPATEN SUKABUMI

Kebakaran di Palabuhanratu Sukabumi, Toko Matrial Bangunan Serta Rumah dan Kandang Ternak Hangus

×

Kebakaran di Palabuhanratu Sukabumi, Toko Matrial Bangunan Serta Rumah dan Kandang Ternak Hangus

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Palabuhanratu Sukabumi

PALABUHANRATU – Kebakaran menghanguskan bangunan tempat material bahan bangunan, satu unit rumah warga serta kandang ayam di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa kebakaran tersebut, berdasarkan informasi dilapangan terjadi mulai pukul 04.10 Wib, kobaran api mulai terlihat di salah satu titik bangunan tempat material bahan bangunan yang kemudian merembet ke rumah warga dan kandang ternak ayam.

Bank bjb Tandamata

Kepala desa Jayanti Nandang saat dikonfirmasi Radar Sukabumi mengatakan kobaran api yang mulai terlihat menjelang subuh ini dapat dipadamkan sekitar pukul 07.30 Wib selanjutnya dilakukan pendinginan hingga pukul 08.30 Wib oleh petugas pemadam kebakaran pos Palabuhanratu, dan kendaraan dari jajaran kepolisian polres Sukabumi.

“Kami sampaikan 3 bangunan yang terbakar itu, milik Ipin pemili tempat jualan material kayu, satu unit rumah yang dihuni 3 kepala keluarga dengan 7 jiwa, kandang ternak milik warga Citarik,” ujar Nandang. Minggu, (25/8).

Tiga bangunan yang terbakar, kata Nandang lagi saat ini kondisinya mengalami rusak berat, yakni bangunan jualan matrial kayu, rumah warga dan kandang ternak ayam tidak bisa digunakan lagi, sehingga terpaksa keluarga korban yang rumahnya terbakar harus mengungsi ke saudara terdekatnya.

“Saya sampaikan ini duka cita, ini musinah, saya turut bersedih atas musibah yang terjadi hari ini. Dari ketiga tempat tersebut yang paling parah itu kios meterial kayu ludes semuanya,” jelasnya.

“Kmudian unit rumah juga semuanya ludes, barang yang bisa diselamatkan dari rumah harta benda hanya 2 unit kendaraan bermotor saja, selain daripada itu tidak tersisa, dan kandang ternak ludes terbakar, meskipun masih menyisakan setangah untuk kandang ternak,” imbuhnya.

Diterangkan Nandang, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kemunculan api yang mengakibatkan dari peristiwa kebakaran tersebut terjadi, dan jajaran kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.

“Mudah-mudahan akan ada investigasi juga dari pihak Polres Sukabumi terkait sumber api pertama sumbernya dari mana. Kerugian ditaksir, prediksi saya tidak kurang Rp500 jutaan,” terangnya.