ISTANA

Soal Pilkada Serentak 2024, Jokowi Sebut Tak Kalah Rumit dengan Pilpres dan Pileg ?

×

Soal Pilkada Serentak 2024, Jokowi Sebut Tak Kalah Rumit dengan Pilpres dan Pileg ?

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi
Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Rapat Konsolidasi kesiapan Pilkada Serentak 2024, di JCC Jakarta. (foto: Ist/ Humas Setkab)

JAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, tidak lama lagi akan digelar atau berdasarkan jadwal dari KPU yakni pada 27 Nopember 2024 mendatang.

Dipansir laman Setkab, Presiden Joko Widodo (Jokowi), menilai, bahwa gelaran Pilkada tahun 2024 ini tidak kalah rumit-nya dibandingkan dengan Pemilihan umum (Pemilu) atau Pilpres dan Pileg 2024.

Bank bjb Tandamata

Pasalnya, kata Jokowi, Pilkada tahun 2024 ini digelar secara serentak di 37 Provinsi. “Ini Pilkada serentak pertama kali dilaksanakan 508 Kabupaten/Kota di 37 Provinsi,” terangnya.

Bahkan, ada sebanyak 203 juta pemilih di daftar pemilih sementara, atau 203.920.554 pemilih, kata Jokowi, saat rapat Konsolidasi Pilkada Serentak di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

“Pilkada sebentar lagi akan kita selenggarakan. Tidak kalah rumit dibanding Pemilu yang lalu,” ujar Jokowi, menambahkan.

Untuk itu, lanjut Jokowi, masalah-masalah Pilkada yang lalu jangan sampai terulang lagi. Terutama yang berkaitan dengan pendaftaran pemilih, data pemilih yang tidak akurat atau data terdaftar ganda.

Jokowi juga mengingatkan, terutama masalah distribusi logistik, penyimpanan logistik, kekurangan logistik, kerusakan alat dan surat suara, gangguan keamanan, kesalahan penghitungan suara, baik akibat oleh kesalahan manusia ataupun kesalahan sistem IT.

“Dan,penting untuk meningkatkan fungsi pengawasan proses Pemilu dengan menempatkan pengawas independen yang netral,” pintanya.

Meningkatkan transparansi penghitungan suara dengan menggunakan teknologi yang reliable, meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencegah kecurangan dan penegakan hukum, tuturnya.

Jokowi yakin KPU memiliki bekal pengalaman dan pengetahuan yang lebih dari cukup terkait kontestasi Pilkada. “Jadi, tolong laksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, berdedikasi, dan berintegritas,” pungkasnya.

Ditambahkan Jokowi, proses pemungutan dan perhitungan suara, diingatkan agar KPU dapat mengantisipasi permasalahan – permasalahan yang kerap terjadi. Di samping itu, pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat juga penting untuk dilakukan, tegasnya. (Ron)