SUKABUMI – Sebanyak 50 karyawan PT Silga Perkasa di Jalan Palabuhan II, Kecamatan Warudoyong, mengikuti tes urine yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) Sukabumi bersama Badan Penyuluhan, Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba (BP3N), Rabu (17/7).
Kepala BNNK Sukabumi, Sudirman mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya. “Kegiatan ini, sebagai upaya mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya,” kata Sudirman kepada Radar Sukabumi, Rabu (17/7).
Sudirman menjelaskan, tes urine terhadap karyawan ini baru pertama kalinya dilakukan di Kota Sukabumi. Rencananya, kegiatan bakal menjadi agenda rutin minimal enam bulan sekali. “Ya, ini pertama kalinya kami bersama BP3N dan Disnaker melakukan tes urine terhadap para karyawan,” ujarnya.
Menurutnya, hasil dari kegiatan seluruh pegawai PT Silga Perkasa negatif dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang. “Alhamdulillah dari hasil tes urine tidak ada karyawan yang positif menyalahgunakan narkoba,” ucapnya.
Di tempat sama, Ketua Umum Badan Penyuluhan, Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba (BP3N) Deni Suhendar Suhanda menerangkan, kegiatan tes urine saat ini tentunya menjadi pilot projek di perusahaan yang ada di Kota Sukabumi. “Pertama kalinya melakukan tes urine di perusahaan yang ada di Kota Sukabumi. Tentunya ini menjadi pilot projek kami untuk kembali menggelar kegiatan yang sama di semua perusahaan,” terangnya.
Disinggung soal temuan karyawan yang positif menyalahgunakan narkoba dan obat, Deni menuturkan pada tahun ini terdapat sebanyak 80 karyawan di perusahaan Kabupaten Sukabumi yang positif. Sebab itu, bagi karyawan yang kedapatan menyalahgunakan narkoba langsung dilakukan pendampingan untuk penyembuhan. “Ya, tahun ini ada 80 karyawan yang berada dibeberapa peruhaan Kabupaten Sukabumi yang positif,” tuturnya.
Sebab itu, sambung Deni, BP3N bersama BNNK Sukabumu terus menggencaekan deteksi dini dengan melakukan tes urine terhadap karyawan. “Kegiatan ini, sangat penting sebagai upaya pencegahan. Karena, apabila terdapat karyawan yang menyalahgunakan narkoba mapun obat-obatan berbahaya dapat berpengaruh terhadap kinerjanya di perusahaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Manager HRGA PT Silga Perkasa, Agung Panca Setia menambahkan, dari 150 karyawan yang ada baru 50 orang yang dilakukan tes urine dan akan dilakukan secara bertahap. “Ya, kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan hari ini baru 50 orang yang dilakukan tes urine,” tambahnya.
Pihaknya berkomitmen, menggandeng BNNK dan BP3N untuk bisa melakukan tes urine secara rutin terhadap karyawan. Hal itu, dilakukan sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan yang bergerak dibidang peternakan ayam ini agar dapat mewujudkan lingkungan bebas narkoba. “Kami harap dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba di perusahaan,” pungkasnya. (Bam)






