KOTA SUKABUMI

Tiga Rumah di Kota Sukabumi Rusak Terdampak Cuaca Ekstrim

×

Tiga Rumah di Kota Sukabumi Rusak Terdampak Cuaca Ekstrim

Sebarkan artikel ini
PENGECEKAN: Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pengecekan salah satu rumah terdampak bencana alam di wilayah kerjanya, belum lama ini.
PENGECEKAN: Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pengecekan salah satu rumah terdampak bencana alam di wilayah kerjanya, belum lama ini.

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat tiga rumah warga terdampak akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada Sabtu (16/3).

Beberapa rumah warga terdampak bencana seperti, di Jalan Kabandungan Kelurahan Selabatu, dan di Gang Limus Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole dan Gang Karya III Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh.

Bank bjb Tandamata

“Setelah laporan diterima petugas langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik kepada wartawan, Minggu (17/3).

Lanjut Novian, intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan. Terlebih, kondisi rumah sudah lapuk membuat mudah terjadi keruskaan.

“Jadi yang dilakukan petugas dilapangan itu melakukan assesmen dan pemberian bantuan terpal untuk antisipasi dampak susulan,” paparnya.

Menurutnya, beberapa upaya sejauh ini sudah dilakukan petugas BPBD Kota Sukabumi khususnya dalam membantu warga membersihkan kerusakan tempat tinggal.

“Petugas sudha melakukan evakuasi dsn membantu membersihkan material rumah yang mengalami kerusakan,” cetusnya.

Novian mengimbau, masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan kondisi atap rumah masing-masing, sehingga bila terjadi pelapukan untuk segera di perbaiki sebelum terdampak bencana, terlebih cuaca saat ini cukup ekstrem.

“Kami mengimbau kepada masyarakat terutama pada saat cuaca ekstrem seperti sekarang untuk tetap menjaga lingkungan, dan juga kondisi atap rumah masing-masing, sehingga apabila terjadi pelapukan agar segera di perbaiki sebelum terkena bencana yang tambah merugi,” pungkasnya. (bam/d)