BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMIPENDIDIKAN

Dipungut Rp3,2 Juta, Tetap Tak Bisa UNBK

×

Dipungut Rp3,2 Juta, Tetap Tak Bisa UNBK

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Meskipun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah usai, tapi ternyata masalahnya belum reda. Kemarin (5/4), 38 pelajar SMK Citra Nusantara Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi geruduk Kantor Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah III Jawa Barat, di Jalan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, kemarin (5/4).

Berita Terkait : KCD Pendidikan Acuh

Bank bjb Tandamata

Mereka menuntut kejelasan karena tak bisa ikut UNBK. Padahal, para pelajar ini mengaku sudah dipungut anggaran sebesar Rp3,2 juta oleh pihak sekolah untuk persyaratan mengikuti ujian. Tetapi, hingga saat ini para pelajar tak dapat mengikuti UNBK.

Salah seorang pelajar kelas 12 SMK Citra Nusantara, Dimatri Putra (18) mengaku, dirinya dimintai uang Rp3,2 juta itu untuk Ujikom, praktik, USBN. Namun, ketika UNBK, pelajar malah tidak bisa mengikuti ujian. Sementara, pihak sekolah beralasan karena Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dihapus pihak dinas.

“Kami saat ini mempertanyakan kejelasannya langsung dari dinas,” tegas Dimatri kepada Radar Sukabumi, kemarin (5/4).

Keluhan sama dilontarkan, Paisal Abdul Muzib (18). Dirinya sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Sebab, tidak sesuai dengan apa yang diharapkan hingga tidak dapat mengikuti ujian.

“Jumlahnya 38 pelajar yang saat ini tidak bisa mengikuti ujian. Padahal, siswa sebagian sudah membayar uang yang diminta sekolah. Ya, meski belum semuanya membayar, kami harap kalau tidak bisa ikut UNBK semoga bisa ikut susulannya. Yang pasti kami tidak mau mengulang,” keluhnya.