KOTA SUKABUMI

Kwalitas Bangunan Pasar Pelita Untuk 50 Tahun

×

Kwalitas Bangunan Pasar Pelita Untuk 50 Tahun

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI -Kendati sudah ada berbagai lembaga pengawas pembangunan, mulai dari konsultan perencanaan, konsultan pengawas, SKPD, kepala daerah dan polisi, namun untuk memperkuat pengawasan, Muspida Kota Sukabumi membentuk Tim Koordinasi Pembangunan Pasar Pelita (TKP3).

Yang padahal, tanpa adanya pembentukan tim pun, elemen-elemen tersebut memiliki kewenangan untuk mengawasi jalannya pembangunan, terlebih Walikota Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Namun, pembentukan tersebut dibuat agar tidak kembali mangkrak yang kedua kalinya. Kali ini, pembangunan Pasar Pelita yang digarap PT Fortunido Arth Perkasa (FAP) bakal diperketat pengawasannya.

“Pembinanya, Pak Walikota langsung beserta Jajaran Muspida. Kalau Ketua TKP3-nya, itu Pa Sekda dan saya selaku sekretaris,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna kepada Radar Sukabumi, Rabu (4/10).

Selain untuk memastikan jalannya proses pembangunan, Ayep juga menyebutkan bakal memeriksa kualitas bangunannya yang disesuaikan dengan speck. Intinya, proses pengawasan setiap tahapan pembangunan bakal dilakukan oleh tim tersebut.

Muspida Kota Sukabumi saat membahas keberlanjutan pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabum

“Karena, prinsifnya bukan hanya terlaksana saja. Kulitas bangunan juga kami akan perhatikan. Misalnya, bangunan ini harus kuat sampai 50 tahun ke depan. Itu harus kita pastikan,” katanya.

Ia berharap, pembangunan Pasar Pelita yang ditunggu-tunggu sejak lama itu, dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Makanya, segala sesuatu yang berkaitan dengan tahapan pembangunan dapat diselesaikan oleh pihak investor dengan sebaik-baiknya.

“Doakan saja, semoga semuanya berjalan lancar. Insya Allah, dua tahun ke depan pasar ini dapat selesai dan dapat ditempati oleh para pedagang,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Hanafie Zain mengungkapkan, dirinya membenarkan adanya tim koordinasi untuk melakukan pengasawan pembangunan pasar pelita yang sudah dilakukan oleh PT FAP.

Hanya saja, tahapan pembangunan yang sudah dilakukan tersebut tanpa melalui kegiatan seremonial atau peletakan batu pertama di area pasar tersebut.

“Tidak perlu seremoni, diberitakan pembangunan sudah mulai, sudah cukup. Kita lebih mengutamakan kegiatannya, karena pasar ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” katanya.

Soalnya, lanjut Hanafie, mangkraknya pembangunan pasar tersebut memang sangat lama. Wajar saja jika para pedagang dan masyarakat Kota Sukabumi sangat merindukan keberadaan pasar itu.

Oleh karena itu, dirinya berjanji dengan sekuat tenaga bakal mengawal pembangunan pasar yang kedua kalinya ini berjalan dengan lancar.

“Kita sangat bersyukur semua rintangan dan masalah tentang pembangunan pasar mulai terselesaikan.

Doakan saja, kontrak pembangunan selama dua tahun ini, mudah-mudahan pengembang bisa lebih cepat menyelesaikannya,” ujarnya. (Cr5/d)