SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, mengucurkan bantuan 100 ribu air bersih dibeberapa titik terdampak kekeringan. Hal itu, dilakukan guna membantu warga yang mengalami krisis air saat musim kemarau.
Ketua Bidang Humas dan PSD PMI Kota Sukabumi Isra Yanuar Giu mengatakan, operasi kemanusiaan ini dilakukan untuk warga yang saat ini mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. “Hingga saat ini, kami sudah menyalurkan air bersih sekitar 100 ribu liter untuk warga terdampak,” kata Isra kepada wartawan, Minggu (10/9).
Lanjut Isra, dalam pendistribusian air bersih ini, PMI bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga yang tengah kesulitan air bersih,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami menernagkan, warga yang terdampak kekeringan atau kesulitan air bersih sekitar 3.966 kepala keluarga (KK) atau 13.975 jiwa. “Warga yang terdampak kekurangan air bersih ini tersebar di enam kecamatan dan 15 kelurahan,” terangnya.
Enam kecamatan itu Lembursitu, Cikole, Baros, Cibeureum, Gunungpuyuh, dan Warudoyong. Zulkarnain mengatakan, ke daerah-daerah terdampak kekeringan itu telah disalurkan bantuan air bersih sekitar 122.480 liter. “Pendistribusian air dilakukan PMI Kota Sukabumi dan Perumdam Air Kota Sukabumi berkolaborasi dengan BPBD,” pungkasnya. (bam)






