SUKABUMI – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial RJ (14), dikabarkan hilang setelah tenggelam di bantaran sungai Cibeureum Curug Sentral, Jayanegara, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (27/04).
Camat Kabandungan, Nani kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan laporan petugas dilapangan, kasus laka sungai ini bermula saat korban bersama empat temannya sengaja mendatangi lokasi sungai dengan maksud untuk bermain air.
“Laporannya, korban itu tenggelam di sungai Cibeureum itu, sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Nani kepada Radar Sukabumi pada Kamis (27/04).
Setiba di lokasi, sambung Nani, korban bersama temannya langsung bermain atau mandi di sekitaran bantaran sungai Cibeureum.
“Jadi, kronologinya lagi main di Curug Sentral, semuanya lima orang, cuma anak itu nggak bisa berenang. Nah nggak ada orang tua atau pendamping, cuman penjaganya aja, yang jaga di sini,” ujarnya.
Korban yang dikakabarkan hilang tersebut, masih kata Nani, diketahui asal warga Kampung Cijulang, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. “Iya, korbannya bukan orang sini, korban orang Kecamaran Bojonggenteng, bukan orang sini. Lokasinya cukup jauh lumayan ke atas,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah mendapatkan laporan soal kasus laka sungai itu, ia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kabandungan dan Puskesmas, P2BK, Tagana, Sarda, langsung terjun ke lokasi kejadian, untuk melakukan pencarian korban yang hilang setelah tenggelam di sungai tersebut.
“Belum ketemu sampai sekarang masih proses pencarian. Pencariannya di Curug Sentral, Jayanegara Kabandungan. Nah, lokasinya ke atas banget makanya medannya susah. Di lokasi kami memerlukan bantuan peralatan ban, perahu karet, tambang, tandu, kantung jenazah. Mohon doanya semoga dapat ditemukan dengan selmat,” pungkasnya. (Den)






