SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, berupaya menggandeng 15 komunitas kebencanaan sebagai bentuk aksi siaga bencana masa lebaran Idul Fitri.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan, BPBD bersama komunitas kebencanaan ini siaga di posko yang dipusatkan di Gedung Juang 45.
“Hal ini dilakukan tentunya sebagai upaya kami untuk mempermudah pengaduan masyarakat ketika terjadi bencana alam,” kata Zulkarnain kepada Radar Sukabumi, Selasa (18/4).
Sejauh ini, lanjut Zulkarnain, BPBD Kota Sukabumi sudah melakukan pemetaan daerah yang menjadi rawan terjadi bencana alam seperti, banjir, cuaca ekstrim, longosor hingga kebakaran.
“Ada beberapa kecamatan yang rentan terjadi bencana seperti, Kecamatan Gunungpuyuh, Cikole dan Kecamatan Lembursitu,” bebernya.
Sebab itu, sejak 16 April hingga 1 Mei 2023 mendatang BPBD bersama komunitas kebencanaan siaga untuk menghadaoi berbagai potensi bencana yang ada. “Kami dari jauh hari sudah melakukan pemetaan daerah mana saja yang rawan terjadi bencana,” tuturnya.
Ia meminta, apabila terjadi bencana alam di Kota Sukabumi warga agar segera melaporkannya kepada petugas sehingga bisa segera ditangani.
“Dalam siaga bencana lebaran kali ini, kami juga rutin melakukan monitoring di pusat keramaian untuk menekan hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (bam)






