SUKABUMI – Para petani bunga di kawasan Jalan Selabintana, Kota Sukabumi mulai kewalahan memenuhi permintaan pasar menjelang perayaan Imlek.
Sejumlah petani mengaku, mulai mendapat orderan bunga sejak jauh hari. Pelaksanaan perayaan Imlek sendiri jatuh pada 16 Februari, mendatang.
Salah satu petani bunga yang mendapatkan untung di hari perayaan besar warga Tionghoa itu adalah Igun (50).
Pria yang sudah menjadi petani bunga selama puluhan tahun tersebut mengaku pada perayaan Imlek tahun ini mulai kebanjiran orderan dari Jakarta.
“Sudah mulai berdatangan orderan, tapi biasanya puncaknya itu pas mau dekat ke acara perayaan,” terang Igun kepada Radar Sukabumi, kemarin(5/2).
Omzet orderan bunga yang diterimanya kini mengalami kenaikan yang cukup besar.
“Lumayan besar, omzet dari orderan bunga ke kita naik 50 persen dampak dari perayaan Imlek ini,”akunya.
Ada dua jenis bunga yang paling banyak diincar konsumennya. Yaitu bunga sedap malam dan krisan.
“Kedua jenis bunga itu paling banyak konsumennya,”paparnya.
Sebetulnya, pesanan bunga yang datang ke Igun tidak hanya di momen perayaan Imlek saja. Momen-momen tertentu seperti perayaan besar keagamaan seperti Lebaran jumlah orderannya tinggi.
“Sebenarnya untuk pesanan bunga setiap perayaan hari besar keagamaan juga banyak, ya seperti Lebaran,”imbuhnya.





