SUKABUMI – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi mencatat, jumlah lahan pertanian di Kota Sukabumi makin menyusut, seiring maraknya pembangunan dan alih fungsi di wilayah pinggiran.
Hal itu diungkapkan langsung, Kasie Sarana dan Prasanan DKP3 Kota Sukabumi, Dikna Yalendra saat menghadiri kegiatan panen padi bersama Kodim 0607/Kota Sukabumi, Rabu 8/9).
Diungkapkan Dikna, setidaknya ada sekitar 10 sampai 20 hektar lahan persawahan di Kota Sukabumi mengalami penyusutan akibat banyaknya pembangunan, baik perkantoran maupun perumahan.
Saat ini, jumlah lahan pesawahan di Kota Sukabumi sendiri sekitar 1.390 hektar dengan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sekitar 35 hektar.
“Ya, mau tidak mau karena disisi lain kota harus melakukan pembangunan jadi berdampak pada lahan pertanian,” terangnya.
Namun demikian sambung Dikna, meski memiliki sedikit lahan pertanian, saat ini kebutuhan pangan di Kota Sukabumi terbilang masih aman dan harga pun stabil di pasaran.
Kondisi ini tidak terlepas dari adanya suplay pangan di beberapa daerah, seperti Kabupaten Sukabumi dan daerah sekitar lainnya.






