PALABUHANRATU – Hari kelima proses pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Citepus, Kebon Kalapa, Desa Citepus, Palabuhanratu atas nama Dirfas Shidqi Jahfal (14) asal warga Jalan Kh Syamsuri, RT 03/20 Sekarwangi Kelurahan/Kecamatan Cibadak, masih nihil pada Kamis (03/12).
Ketua Forum Koordinasi Sar Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqi mengatakan, upaya pencarian korban laka laut di pantai Citepus ini, belum membuahkan hasil. Lantaran, tim SAR gabungan belum juga mendapatkan keberadaan korban. “Pencarian korban pada hari kelima ini, menggunakan satu unit perahu nelayan jenis congkreng,” kata Okih Fajri Assidiqi kepada Radar Sukabumi, Kamis (03/12).
Sementara, untuk proses searching area yang dilakukan penyisiran korban, petugas gabungan melakukan pencarian mulai dari area perairan Karang Pamulang Istana Presiden sampai Tempat Kejadian Musibah (TKM) Citepus – Perairan PLTU Tengah dengan jarak sekitar 20 ML. “Namun, upaya kami tetap belum membuahkan hasil. Karena, cuaca dan kondisi alam tidak mendukung, akhirnya proses pencarian ditutup untuk sementara waktu sekira pukul 17.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan kembali pencariannya pada besok pagi,” paparnya.
Peristiwa kecelakaan laut ini, bermula saat korban bersama tiga temannya yang diketahui bernama Gilang Pangestu (16), Fuad Alqodri (16) dan Sultan Abdulah (16), sedang berenang di kawasan pantai tersebut. Namun, tiba-tiba tanpa disadari ombak menerjang mereka dan menyeretnya ke tengah pada Minggu (29/11).
“Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB, saat korban sedang berenang dengan tiga orang temannya di pantai Citepus Kebon Kalapa. Saat tenggelam, tiga orang temannya berhasil terselamatkan. Sedangkan satu orang lagi atas nama Dirfas sampai saat belum diketemukan dan masih dalam proses pencarian,” pungkasnya. (den/d)






