BERITA UTAMAPemda Kabupaten Sukabumi

Dianggap Kurang Eksis, Ribuan Posyandu Dihidupkan Kembali

×

Dianggap Kurang Eksis, Ribuan Posyandu Dihidupkan Kembali

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Pemda Kabupaten Sukabumi menghidupkan kembali (Revitalisasi) ribuan pos pelayanan terpadu atau Posyandu. Selama ini keberadaan serta kinerja posyandu dinilai nyaris mengalami kebuntuan.

Berdasarkan data jumlah keseluruhan posyandu di wilayah Kabupaten Sukabumi mencapai 3.435. Seluruh unit terkecil dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan tersebut tersebar di 47 kecamatan.

Bank bjb Tandamata

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan upaya revitalisasi pada kelembagaan posyandu sudah berjalan sejak tahun 2011 lalu. Program tersebut digulirkan agar posyandu bisa kembali pada fungsi dasarnya. Tidak hanya itu saja, kegiatan posyandu pun harus lebih diarahkan pada upaya membangun kesadaran kemandirian masyarakat.

Untuk menuwujudkan hal tersebut, langkah yang ditempuh pemerintah daerah adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan pos yandu. “Tujuan akhirnya adalah membentuk Posyandu Mandiri yang mampu menyelenggarakan pelayanan multifungsi,” ungkap Marwan.

Marwan mengakui hakekatnya posyandu memiliki peran dan fungsi yang amat berat. Selain menjadi wahana partisipasi masyarakat yang mandiri, posyandu juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam konteks menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKIB)

Berdasarkan data pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menunjukan sejak tahun empat tahun silam angka kematian ibu di Kabupaten Sukabumi sempat mengalami penurunan.

Pada tahun 2013  tercatat jumlah kematian ibu mencapai 78 kasus. Tahun 2014 angka tersebut menurun menjadi 38 kasus. Namun memasuki tahun 2015, jumlah AKI mengalami kenaikan yakni terdapat 54 kasus. Sedangkan untuk AKIB, tahun 2013 sebanyak 390 kasus, tahun 2014 ada 309, dan 305 kasus pada tahun 2015.

“Tahun ini terdapat bantuan dana hibah dari Pemprov Jawa Barat yang diperuntukan bagi program revitalisasi posyandu. Diharapkan dukungan dana tersebut bisa mempermudah bagi para pengurus posyandu dalam mencapai  target tujuan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *