BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

PMI Asal Curugkembar, Meninggal Dunia di Jeddah

×

PMI Asal Curugkembar, Meninggal Dunia di Jeddah

Sebarkan artikel ini
Keluarga korban saat menerima kepulangan jasad Suminar (32) seorang PMI asal Kampung Panyusuhan, RT 2/3, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar.

CURUGKEMBAR – Nasib nahas kembali menimpa pahlawan devisa asal Sukabumi. Bagaimana tidak, Suminar (32) seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Panyusuhan, RT 2/3, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, pulang tanpa nama di tempat asalnya bekerja di negara timur tengah, yakni Jeddah.

Kasi Pelayanan (Kasi) Anatar Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Tatang Arifin mengatakan, pihaknya mengetahui adanya warga Sukabumi yang meninggal di Jeddah itu, setelah mendapatkan laporan dari pihak KJRI Jeddah.

Bank bjb Tandamata

Setelah itu, ia langsung koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jeddah untuk proses pemulangan hingga akhirnya jenazah berhasil dipulangkan.

“Suminar telah dipulangkan dari Jeddah dan tiba di kampung halamannya dengan kondisi tidak bernyawa pada Selasa (9/9) malam,” jelas Tatang kepada Radar Sukabumi, Kamis (10/9).

Berdasarkan koordinasi Disnakertrans dengan pihak KBRI, Suminar ini sengaja berangkat ke negara bagian timur tengah untuk bekerja sejak enam bulan silam dengan nomor paspor C 5225905.

“Suminar ini berangkat menjadi PMI ke Saudi Arabia atau Jeddah dengan proses ilegal. Lantaran, saat kita cek di pembukuan, ia tidak terdata,” paparnya.

Menurut Tatang, pihak KJRI Jeddah telah mendapatkan informasi atau laporan dari perusahaan Samsco perihal seorang PMI yang meninggal tersebut, berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh rumah sakit yang berada di Jeddah.

“Pada surat itu, diketahui bahwa Almarhumah telah meninggal dunia pada Kamis 2 Juli 2020,” bebernya.