RADAR SUKABUMI — Sejumlah warga Kampung Bojongkalapa RT (3/6) Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, mengeluhkan kondisi gorong-gorong milik PT Cosmo Technology (CT).
Pasalnya, akibat keberadaan gorong-gorong yang ukurannya cukup kecil ini setiap turun hujan air dari Sungai Cibojong meluap dan membanjiri pemukiman warga.
Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, kondisi tersebut sudah berlangsung mulai 2019 lalu. Bahkan, akibat ukuran gorong-gorong yang sempit ini luapan air dari Sungai Cibojong sempat merendam sekitar 12 rumah yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
Salah seorang warga Kampung Bojongkalapa RT (3/6) Hoer (53) mengungkapkan, setiap turun hujan warga terus dihantui rasa was-was karena dipastikan bakal terjadi banjir yang diakibatkan gorong-gorong tersebut.
“Bagai mana tidak banjir kalau ukuran gorong-gorong milik PT Cosmo ini sangat kecil. Seharusnya tidak memakai gorong-gorong sehingga tidak menyumbat air.
Jujur saja kami sangat khawatir jika turun hujan, karena sudah pasti terjadi banjir. Bahkan tahun 2019 lalu sampai merendam 12 rumah,” ungkap Hoer kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/4).
Haer tidak menyangkal, jika perusahaan sudah memberikan konfensasi atas kerugian yang sudah ditimbulkan tersebut.
Namun, jika perusahaan membiarkan keberadaan gorong-gorong tersebut tentunya membuat resah warga sekitar.






