Pemerintah Kota Sukabumi

Enam Pilar Smart City Dioptimalkan

×

Enam Pilar Smart City Dioptimalkan

Sebarkan artikel ini
Kabid Infrastruktur TIK, Persandian dan Integrasi Data Yuli Noviawan bersama perwakilan Kominfo saat cek lapangan di Puskesmas Sukabumi. Foto:ist

PEMKOT SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya agar enam pilar dalam smart city bisa berjalan lebih baik. Meskipun, saat ini smart city di Kota Sukabumi sudah terbilang berjalan dengan baik.

“Kita akan terus maksimalkan ke enam pilar itu. Yakni, Smart Govermance (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar), Smart People (Penduduk yang Pintar).

Bank bjb Tandamata

Kemudian Smart Economy (ekonomi yang pintar), Smart Environment (lingkungan yang pintar), Smart Living (kehidupan yang pintar), dan Smart Mobility (mobilitas yang pintar),”ujar Kabid Infrastruktur TIK, Persandian dan Integrasi Data Yuli Noviawan kepada Radar Sukabumi, (7/3).

Bahkan kata Yuli, belum lama ini pihaknya mendapatkan bimtek menuju 100 smart city dari Kementrian Kominfo serta dari unsur akademisi.

Dalam bimtek tersebut, pihaknya diberikan materi tentang risk management (manajemen resiko), jika dalam satu program smart city di enam pilar tersebut tidak berjalan seperti apa resikonya yang dihadapi.”Kita diberikan pengetahuan risk magement ketika tidak jalanya program di enam pilar tersebut,”terangnya.

Untuk bukti berjalanya smart city di Kota Sukabumi, tim dari kementrian Kominfo tersebut juga langsung mengecek kelapangan untuk melihat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Misalkan smart economy, pihaknya membawa tim tersebut ke pelaku UMKM. Disana lanjut Yuli, tim tersebut menanyakan pemanfaatan samrat city yang diraskan oleh para pelaku UMKM tersebut.

“Bukan hanya smart ekonomy saja di lihat, namun smart berbau kesehatan juga langsung ditinjau. Pasalnya di Kota Sukabumi kita miliki home care dan ambulance Sigap, “terang dia.

Disisi lain Yuli juga mengakui jika arti smart city tersebut masih awam dipahami oleh masyarakat. Karena masyarakat tahu smart city itu berbau teknologi.

Untuk itu pihaknya berharap 20 Organisasai Perangkat Daerah (OPD) yang sudah menjadi bagian untuk memajukan smarat city lebih ditekankan lagi pengetahuan arti dari smart city kemasyarakat.”Kita juga akan tambah OPD lainya untuk lebih tajam menginformasikan program smarat city tersebut.

Ditambahkan dia, dalam smart city itu ada poin-poin yang ditambahkan. Tapi sejauh ini Kota Sukabumi sudah berjalan dengan baik dalam smart citynya, “imbuhnya.

Selain itu, dalam setahun akan dilakukan evaluasi sebanyak dua kali oleh kementrian Kominfo tentang penerapan smart city. Kemudian di tahun ketiga sekarang ada penilaian kelapngan untuk dilihat manfaatnya.

“Seperti kemarin setelah dilakukan bimtek dan evaluasi, tim langsung turun kelapangan untuk dilihat manfaat smart city tersebut,”pungkas. (bal)