KOTA SUKABUMI

Usulan Infrastruktur Banjiri Musrenbang Kelurahan

×

Usulan Infrastruktur Banjiri Musrenbang Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2021 tingkat kelurahan di Kota Sukabumi.

LEMBURSITU – Usulan Infrastruktur mendominasi pada setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2021 tingkat kelurahan. Dari 21 kelurahan yang telah menggelar Musrenbang, mayoritas mengusulkan pembangunan jalan setapak, tembok penahan tanah (TPT), saluran drainase dan selebihnya fasilitas kesehatan seperti tempat MKC dan Posyandu.

Seperti halnya yang diusulkan masyarkat di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu. Dalam Musrenbang Kelurahan Sindangsari 2021 ini masyarakat mengusulkan perbaikan dan pembangunan jalan setapak, rehab Posyandu, saluran drainase, perbaikan MCK dan rehab RTLH. “Usulan masyarakat hampir sama dengan kelurahan yang lain yakni, pembangunan fasilitas dasar dilingkungan masing-masing RW,”kata Lurah Sindangsari, Firman Taufik seusai kegiatan Musrenbang kelurahan setempat,  (11/12).

Bank bjb Tandamata

Firman menjelaskan, usulan tersebut muncul sebab saat ini jumlah pembangunan di Kelurahan Sindangsari masih minim, karena pembangunan kelurahan beberapa tahun sebelumnya mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

“Secara kuantitas memang kurang alasannya kami mengarahkan kualitas dari infrastruktur tersebut, contohnya, dalam pembangunan jalan. Kami memilih menggunakan faving block daripada rabat beton karena menggunakan faving block bisa lebih bertahan lama,”jelasnya.

Lebih jauh Firman mengungkapkan, beberapa usulan dari masyarakat setempat beberapa diantaranya ada yang mengusulkan pembangunan baru, salahsatunya untuk pembangunan jalan lingkungan.

“Beberapa RW mengusulkan pembangunan jalan baru sebab beberapa jalan di lingkungan pemukiman masih ada yang masih berupa tanah. Kami mengakomodir semuanya dan segera diusulkan dalam Musrenbang Tingkat kecamatan yang dilaksanakan di Kota Sukabumi,” tutupnya.

Sama halnya dengan Musrenbang Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong meminta pemerintah Kota Sukabumi segera memperbaiki saluran drainase dan gorong-gorong di wilayah RW 06, tepatnya di Jalan Julius Usman dilingkungan kantor BPBD, Kota Sukabumi.

“Drainase itu sudah rusak dan hampir tidak berfungsi dengan baik,”kata Sekertaris Lurah Nyomplong, Euis Risnawati seusai kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) Nyomplong.

Euis menjelaskan, masyarakat meminta usulan tersebut dimasukkan dalam skala prioritas pembangunan 2021, mengingat akibat dari kerusakannya menyebabkan air pembuangan dari saluran drainase itu keluar dan merembes ke pemukiman warga. “Jika hujan turun, air kotorannya keluar meluap ke jalan, sehingga lingkungan menjadi kurang sehat,”jelasnya.

Selain itu, masyarakat mengusulkan perbaikan hal yang sama di lingkungan RW 09. Kondisi terakhirnya sudah cukup mengkhawatirkan, bahkan temboknya pun sudah hancur dan masuk dalam kategori rusak berat.

“Masyarakat menilai hal itu merupakan permasalahan yang mendesak dan harus segera mungkin diatasi,”ujarnya.

Euis mengungkapkan, usulan tersebut bisa diterima dan segera direspon pihak kelurahan, masalah tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinas PUPR dan segera dilakukan peninjauan.

“Kami respon usulan tersebut, mengingat permasalahan ini sangat urgent karena itukan untuk fasilitas umum yang banyak digunakan pejalan kaki, selain itu letak kerusakannya dekat dengan pemukiman warga,”pungkasnya. (upi/d)