BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Perkebunan Warga di Cikembar Terbakar

×

Perkebunan Warga di Cikembar Terbakar

Sebarkan artikel ini
Anggota Satpol PP Kecamatan Cikembar bersama warga usai memadamkan api yang membakar lahan perkebunan di Kampung Gunungkalong, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kamis (26/9/2019)

CIKEMBAR – Hektaran lahan perkebunan di wilayah Kampung Gunungkalong, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar terbakar, kamis (26/9). Beruntung warga berhasil memadamkannya, sehingga kobaran api tidak sampai ke pemukiman warga.

Seorang warga Kampung Gunungkalong, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Udin Saprudin (50) mengatakan, kebakaran lahan yang terjadi sekira pukul 11.30 WIB ini, diduga berasal dari lahan pesawahan yang dibakar warga. Setelah itu, api membesar dan menjalar ke perkebunan jati.

Bank bjb Tandamata

“Ada petani yang sengaja membakar rerumputan di lahannya. Setelah api membesar, dibiarkan begitu saja. Apinya merembet ke lahan lain,” jelas Udin kepada Radar Sukabumi, kamis (26/9).

Saat kebakaran, Udin mengaku bersama puluhan warga lainnya langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Api sulit dipadamkan, karena di lokasi kejadian banyak material kayu dan rerumputan. Terlebih lagi, saat kejadian angin sangat kencang. Sehingga dalam 30 menit lamanya, api langsung membakar kebun jati,” bebernya.

Kasi Trantibum Kecamatan Cikembar, Dading mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 16.50 WIB, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. “Kami kesulitan memadamkannya. Karena lokasi kebakaran berada di daerah perbukitan dan medannya sangat terjal,” katanya.

Ia menyebutkan, kebakaran terjadi akibat ulah orang tidak bertanggungjawab yang melakukan pembakaran sembarangan. Dading pun meminta peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semuanya agar tidak membakar semabarangan.

“Akibat peristiwa ini, dua hektare lebih lahan terbakar. Sementara, untuk kerugian sampai saat ini masih belum diketahui,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, pihaknya meminta kepada seluruh warga agar tidak sembarangan membakar lahan, karena dikhawatirkan bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika lahannya berdekatan dengan pemukiman warga.

“Saya harap warga meningkatkan kewaspadaannya pada musim kemarau ini. Seperti tidak membakar sampah sembarangan dan hal lainnya yang dapat berpotensi terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (Den/d)