WARUNGKIARA, RADARSUKABUMI.com – Kontainer bernopol L 8950 UN yang mengangkut minyak goreng dalam kemasan mengalami kecelakaan di Tanjakan Baeud, tepatnya di Kampung Baud RT 3/3, Desa/Kecamatan Warungkiara, sekira pukul 05.00 WIB, Rabu (11/9). Diduga kuat penyebabnya karena sang sopir tidak menguasai medan.
Pantauan Radar Sukabumi, akibat kecelakaan tunggal ini, arus lalu lintas di perlintasan ini sempat terganggu. Pasalnya badan kendaraan nyaris menutup seluruhnya badan jalan. Polisi yang berada di lokasi pun terpaksa menggunakan sistem buka tutup agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, IPTU Nandang Herawan menjelaskan, kecelakaan lalu lintas ini bermula ketika kendaraan yang dikemudian Ahmad Wahyudi (32) melaju dari arah Sukabumi menuju Palabuhanratu. Saat itu, Ahmad ditemani kernetnya, Nana (48) membawa minyak sayur dalam kemasan dengan bobot 22 ton. “Jadi mereka tujuannya mau ke Palabuhanratu. Mengantar minyak dalam kemasan,” ujar Nandang saat dihubungi Radar Sukabumi.
Saat keberangkatan, kondisi kendaraan dalam keadaan normal. Namun setiba di lokasi kejadian, karena konstruksi jalan yang menikung tajam, akhirnya sang sopir hilang kendali. Kendaraannya menghantam pagar pembatas sebelah kanan, hingga akhirnya awak kendaraan pun terbalik. “Dugaan sementara karena sopir tidak konsentrasi saat berkendara. Beruntung, saat kejadian kondisi jalan tengah sepi,” jelas Nandang.
Nandang yang menerima laporan pun mengaku langsung menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Pasalnya, badan kendaraan yang nyaris menutup akses jalan ini berpotensi terjadinya gangguan arus lalu lintas menuju Palabuhanratu maupun sebaliknya.
“Kami gunakan sistem buka tutup, karena akses jalan hanya bisa dilewati satu kendaraan saja. Alhamdulillah arus lalu lintas lancar dan dalam insiden ini pun tidak sampai memakan korban jiwa,” akunya.
Nandang mengaku, berdasarkan catatan yang dimilikinya, kecelakaan di Tanjakan Baeud ini bukan pertama kalinya terjadi. Banyak pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang menurun dan tikungannya yang tajam. “Kami menghimbau agar pengendara lebih hati-hati ketika melintas di jalur ini. Konstruksi jalannya menikung tajam,” pungkasnya.
(bam)




