CIKOLE – Pasca Idul Fitri 1440 hijriyah, harga bahan-bahan pokok dan penting (Bapokting) dibeberapa pasar tradisional di Kota Sukabumi mulai stabil. Beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan saat ini sudah mulai berangsur pulih ke harga normal.
Data yang didapat Radar Sukabumi, hasil monitoring Dinas Koperasi, Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi tentang harga bahan-bahan pokok dan penting di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede mengahsilkan,
- Beras ciherang Rp. 12.000/kg, beras IR. 64 Rp. 11.000/kg, beras premium kls I Rp.12.500/kg.
- Daging sapi Rp.110.000/kg, daging ayam broiler Rp.38.000/kg,
- Telor ayam negri Rp.24.000/kg, Telor ayam kampung Rp. 1500/butir, Telor bebek Rp. 2500/butir ,
- Cabe TW. Rp. 40.000/kg ,Cabe hijau besar Rp.20.000/kg, Cabe lokal. Rp. 48.000/kg, Cabe keriting merah Rp 28.000/kg , Cabe keriting hijau Rp.15.000/kg, Cabe rawit hijau Rp 30.000/kg.
- Bawang merah Rp.35.000/kg, Bawang putih Rp. 36.000 /kg, Bawang bombay Rp.28.000,
- Kentang Rp. 15.000/kg,
- Tomat kecil Rp. 12.000/kg, Tomat besar Rp.14.000/kg ,
- Kol Rp.8.000/kg,
- Wortel Rp 12.000/kg ,
- Lobak Rp. 10.000/kg,
- Buncis Rp. 10.000/kg ,
- Garam halus 250gr Rp.1500/Bks, Garam gandu Rp.500/biji,
- Muncang/kemiri Rp.44.000/kg,
- Ikan mas Rp.27.000/kg,
- Ikan nila Rp. 29.000/kg,
- Ikan asin -teri jengki Rp. 50.000/kg, Ikan kembung. Rp. 38.000/kg,
- Kedelai Rp. 9000/kg ,
- Minyak curah Rp. 10.000/kg,
- Gula pasir. Rp. 11.000/kg,
- Minyak Bimoli Rp.13.750/liter,
- Terigu segitiga biru Rp. 8000/kg,
- Gula merah aren Rp.18.000/kg,
- Gula kelapa Rp.13.000/kg,
- Semen Holcim Rp.57.000/saku dan Semen Tiga roda Rp.55.000/sak.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi, Heri Sihombing mengungkapkan, hasil pemantauan kami pada H+5 lebaran, harga bahan-bahan pokok dan penting di pasar tradisional Kota Sukabumi sudah cukup stabil.
“Hasil pemantaun kami, semua bapokting sudah mulai stabil kembali. Beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami lonjakan harga sudah mulai normal kembali,” ungkap Heri kepada Radar Sukabumi, kemarin (10/6).
Menurutnya, stabilnya harga bapokting tersebut disebebkan oleh suplay yang kembali normal, selain itu permintaan dari masyarakat sudah mulai menurun jika dibandingkan pada bulan ramadan hingga Idul Fitri. Sehingga secera langsung harga terkoreksi kembali stabil.
“Penyebabnya, hukum pasar. Dimana, persediaan dan permintan seimbang sehingga membuat harga kembali normal. Karena permintan konsumen menurun di bandingkan pada ramadan sampai lebaran,” ujarnya.
Selian harga, persediaan dan distribusi bapokting di Kota Sukabumi juga terpantau stabil. Namun demikian, pihaknya bakal terus melakukan pemantauan harga, ketersediaan dan pendistribusian bapokting setiap pekan di semua pasar tradisional yang ada di Kota Sukabumi.
“Setiap pekan kita terus monitoring di semua pasar tradisional di Kota Sukabumi untuk memastikan harga, ketersediaan dan pendistribusian aman,” pungkasnya. (upi/d)






