Hukum & Kriminal KotaSUKABUMI

Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Untuk itu, pihaknya berjanji akan melakukan penyelidikan secara tuntas.

“Polres Sukabumi Kota sangat menyayangkan dengan sikap pelajar yang melakukan aksi kekerasan di area publik yang dapat menimbulkan keresahan warga. Untuk itu, kami berharap kasus ini tidak terulang kembali,” bebernya.

Sementara itu, Kepala SMK Bina Teknik Tegallega, Lembursitu, Yuki Zakiah mengatakan, pihaknya mengaku pelajarnya itu bukan pertama kali terlibat dalam aksi tawauran.

Untuk itu, ia akan melakukan pengkajian sacara mendalam supaya memberikan sanksi tegas kepada para siswa yang terlibat dalam tawuran tersebut.

“Ketiga siswa Bina Teknik yang menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan ini, merupakan siswa kelas 1. Padahal ketiganya merupakan pelajar yang baik dan rajin masuk kelas. Kami juga tidak menyangka,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Pembina Kesiswaan SMK Pasundan Kota Sukabumi, Suhendrik Tunggal mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin dengan adanya aksi tawuran itu. Terlebih lagi, kerap meresahkan warga.

“Untuk itu saya berharap ada upaya dari seluruh SMK se-Sukabumi untuk melakukan perdamaian. Sehingga tidak ada lagi siswa SMK yang terlibat tawuran.

Mari kita ciptakan sekolah yang dapat mencetak siswa memiliki sikap terpuji dan berprestasi,” pungkasnya. (Den/d)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Tinggalkan Balasan