DUNIANASIONALSUKABUMI

Suara Dentuman di Sukabumi, Pernah Terjadi di Negara Bagian Amerika. Cek Faktanya

RADARSUKABUMI.com SUKABUMI— Selasa Pagi (25/12) sekira Pukul 02,00 WIB warga Kabupaten Sukabumi mendengar suara dentuman misterius, bahkan suara tersebut terdengar hingga beberapa daerah seperti Cianjur, Garut, Karawang, Bandung, Tasikmalaya hingga daerah Sumatra Selatan. Hingga kini, belum ada pihak memastikan suara misterius tersebut.

Bahkan situasi saling lempar pernyataan masih berlanjut. Seperti pihak Kapendam III Siliwangi Kolonel Arh Hasto Respatyo menjelaskan bahwa dentuman di wilayah Jawa Barat dari suara uji coba peluncuran roket di Stasiun LAPAN Pameungpeuk, tanggal 23 sampai 27 Desember 2018. Namun, anehnya LAPAN sendiri sudah membantahnya, bahwa roket yang diluncurkan tidak menghasilkan dentuman sekeras itu. Namun, hanya suara desis saja.

Ditempat terpisah, baru-baru ini Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) belum bisa memastikan suara tersebut dari mana berasal. “Kita mesti cek lagi,” kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly di Kantornya, Jl Angkasa I, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/12/2018) seperti dikutif dari beberapa media Nasional.

Berdasarkan fakta yang diketahui radarsukabumi.com, bahwa suara dentuman yang serupa pernah terjadi di sepanjang Pantai Daytona Amerika Serikat (AS), bahkan dentuman tersebut terdengar hingga negara bagian lainnya pada Desember 2017 lalu. Berdasarkan data yang ditulis media lokal The Daytona Beach News Journal menyebutkan, suara dari Sonic Booming (ledakan sonik) mengetarkan beberapa gedung-gedung Daytona Beach Jumat malam (1/12/2017) dan menurutnya simbernya dari pesawat terbang,

Namun spekulasi tersebut dibantah oleh juru bicara Stasiun Udara Angkatan Laut di Jacksonville Kaylee LaRocque bahwa dentuman yang terjadi pada pukul 4.30 Malam tersebut merupakan dari tes NASA. Lagi-lagi, NASA melalui juru biacaranya Amanda Griffin di Cape Canaveral tidak memberikan spekulasi bahwa dentuman tersebut dari aktifitas NASA yang melakukan tes.

Padahal pada bulan Juli, NASA mengumumkan sedang mempersiapkan uji penerbangan supersonic di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, tetapi mereka hanya berlangsung seminggu dan dijadwalkan untuk akhir Agustus 2017. Padahal sebelumnya pada bulan Agustus 2016 tanggal 15 wilayah Daytona hingga negara bagian lainnya mengdengar suara gemuruh dan ledakan tersebut, sayangnya para pejabat menduga bahwa itu adalah penerbangan supersonik yang menyebabkan ledakan itu, tetapi tidak pernah diverifikasi.

Tak sampai disana, Situs berita Florida Today pernah membahas soal Sonic Booming (Ledakan Sonik). Menurut dari berita yang dikutif bahwa ledakan yang terjadi di Negara bagian Daytona merupakan dari pesawat. Bahkan menurut salah seorang pensiunan NASA menyebutkan, Ketika sebuah pesawat terbang bergerak lebih cepat dari kecepatan suara, maka terjadi gelombang kejut membentuk kerucut molekul udara yang bertekanan, kemudian bergerak ke luar ke segala arah yang membentang ke tanah. Kemudian setelah kerucut menyebar ke seluruh lanskap, pelepasan tekanan tajam yang ditimbulkan oleh gelombang kejut kemudian terdengar sebagai ledakan sonik.

loading...
1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close