Ramadan

Gebrakan Ramadan, Fenomena Pemuda Balap Lari Jelang Sahur di Kota Batu

×

Gebrakan Ramadan, Fenomena Pemuda Balap Lari Jelang Sahur di Kota Batu

Sebarkan artikel ini
Fenomena Pemuda Balap Lari Jelang Sahur di Kota Batu

RADAR SUKABUMI – Di tengah syahdunya malam Ramadan, ketika sebagian besar orang terlelap dalam tidur, Kota Batu, Jawa Timur, justru berdenyut dengan energi yang luar biasa.

Bukan deru knalpot dan aksi kebut-kebutan yang memecah kesunyian, melainkan derap langkah kaki dan sorak sorai semangat dari para pemuda yang mengikuti lomba lari jelang sahur.

Bank bjb Tandamata

Tradisi unik ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Ramadan di Batu. Alih-alih menghabiskan waktu dengan balap motor liar yang berbahaya, para pemuda di kota sejuk ini memilih untuk menyalurkan energi mereka, dalam kegiatan positif yang menyehatkan.

Pihak penyelenggara menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin ikut lomba lari harus mengikuti peraturan, dan persyaratan dari panitia.

Persyaratannya seperti usia, berat badan, dan tinggi badan calon pelari yang akan bertanding harus sepadan.

Konon, tradisi lomba lari jelang sahur ini berawal dari inisiatif sekelompok pemuda, yang ingin mencari kegiatan alternatif yang lebih bermanfaat selama bulan Ramadan.

Ide sederhana ini kemudian berkembang menjadi tradisi yang digemari oleh banyak pemuda di Batu. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta dan penonton lomba lari ini terus meningkat.

Bahkan, tak jarang peserta datang dari luar kota untuk ikut serta dalam keseruan acara ini. Lomba lari jelang sahur di Batu bukan sekadar ajang adu kecepatan.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk menjalin silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat sportivitas.

Suasana kebersamaan sangat terasa di sepanjang lintasan lari. Para peserta saling menyemangati, dan para penonton pun tak henti-hentinya memberikan dukungan.

Tradisi lomba lari jelang sahur ini memberikan dampak positif yang signifikan, bagi masyarakat Batu. Selain menjadi hiburan yang sehat, kegiatan ini juga mengurangi risiko balap motor liar yang seringkali meresahkan warga.

Lomba lari jelang sahur di Batu adalah contoh nyata, bagaimana semangat positif dapat diwujudkan dalam kegiatan yang bermanfaat. Tradisi ini menunjukkan bahwa pemuda Indonesia memiliki kreativitas dan inisiatif, untuk menciptakan kegiatan yang positif dan membangun.

(Puspita)