Ketika dibebaskan, Tapol Pulau Buru itu dipulangkan melalui dermaga Pelabuhan Namlea. Dan pembebasan tahanan politik G30S PKI ini , waktu itu, mendapat perhatian dunia internasional.
Pelabuhan Namlea yang sangat bersejarah itu, sejak 9 Juli 2022 berganti nama menjadi Pelabuhan Merah Putih. Diresmikan Gubernur Maluku Murad Ismail.
Pelabuhan Merah Putih melayani kapal-kapal feri dengan tujuan beberapa pelabuhan di Seram Barat, Sanana—Maluku Utara. Sementara kapal-kapal Pelni dan kapal-kapal berukuran besar lainnya tambatnya di dermaga pelabuhan besar, sebelah Barat kota Namlea,
Pelabuhan Namlea, pada tahun 1950-1960-an, selalu ramai dengan kapal-kapal kayu yang tidak hanya melayani rute antarpulau di Maluku, tetapi juga luar Maluku. Pelabuhan ini sampai-sampai disebut Batavia-nya Pulau Buru. Ia memang merupakan jantung ekonomi Pulau Buru.
Saya petang itu bernostalgia secara tidak sengaja di pelabuhan Tapol itu. Pelabuhan yang mestinya menjadi monumen sejarah bagi generasi akan datang. Bukan sekadar pelabuhan feri.(*)






