ARTIKELCATATAN DAHLAN ISKAN

Haul Perak KH. Muhammad Kholilullah dan Karomah yang Dirasakan 

×

Haul Perak KH. Muhammad Kholilullah dan Karomah yang Dirasakan 

Sebarkan artikel ini
Haul Perak KH. Muhammad Kholilullah dan Karomah yang Dirasakan 
Haul Perak KH. Muhammad Kholilullah. (Foto : ist)

Para ulama muhaqqiqin menyampaikan: “Barangsiapa yang tidak nampak karamahnya setelah meninggal sebagaimana karamah ketika masih hidup, maka itu tidak benar”.

Bank bjb Tandamata

Imam Sya’roni juga berpesan kepada para Syaikh: “Sesungguhnya Allah SWT itu selalu membuat wakil berupa satu malaikat di dalam kuburnya para wali, yang bertugas mengabulkan seluruh hajat manusia”.

Selain itu, seorang waliyullah juga terkadang keluar dari kuburnya untuk mengabulkan hajat manusia yang meminta hajat sebagaimana persaksian karomah para wali itu secara kasat mata (musyahada karamah al-auliya’). Sebagaimana Sayyid Al Aidarusi Al Adnani, Shahib Al Tubani, Sayyid Abdul Qadir Al Jilani, Sayyid Ahmad Al Badawi.

Mengutip tausyiah Abuya KH. Abdullah Mukhtar saat mengisi acara haul, dijelaskan dalam sebuah hadits Rosul :

“Inna Allaha yukhairul mukminus sholeh baina tsalatsien : imma ay yakuna fil qobrihi wa imma ay yakuna fis samai wa imma ay yakhdura fil ardhi”.

Orang mukmin-mukmin pilihan di waktu hidupnya betul-betul berjasa terhadap agama berjasa terhadap bangsa, mendidik anak-anak supaya menjadi sholeh, mendidik santri-santri menjadi mengerti, maka apabila ia telah meninggal Allah menawarkan ia akan tiga (3) pilihan;

Pilihlah oleh kamu diantara tiga (3) tersebut : “Imma ay yakuna fil qobrihi” silahkan anda tetap di dalam kuburan dengan tenang. “Wa imma ay yakuna fis samai” boleh-boleh saja naik ke langit tidak apa-apa karena hanya ada rohaninya saja seperti Mi’rajnya Rosullah SAW. “Wa imma ay yahdhura fil ardhi” ataupun bisa hadir dengan orang yang masih hidup di alam jagat ini. (*)