CATATAN DAHLAN ISKAN

Petir Jagung

×

Petir Jagung

Sebarkan artikel ini

Kini sudah kepalang tanggung. Mau impor lagi pun sudah sangat nanggung. Berita buruk terpaksa masih akan harus beredar. Sampai akhir Februari nanti. Kalau pun impor lagi belum tentu baik. Kedatangan jagung yang tidak pas justru akan jadi berita lebih buruk: pemerintah impor jagung di musim panen.

Padahal bulan berikutnya giliran Sumbawa mulai panen. Besar-besaran. Khususnya Kabupaten Dompu. Bisa mencapai 100 ribu hektar. Demikian juga Sulawesi Tengah. Dan Gorontalo. Habis itu Lampung panen raya. Dan daerah-daerah lain lagi.

Harga jagung saat ini memang masih Rp 6.200/kg. Tiga hari lalu. Jauh dari harga patokan Rp 4000/kg. Pabrik pakan terpaksa masih mengeluh berat. Di media sosial. Tidak terlihat di media mainstream. Tapi sebenarnya mereka juga tidak mengeluh.

Pabrik pakan sudah menaikkan harga. Peternak toh tidak mungkin tidak beli. Tidak ada pilihan lain. Peternaklah yang mengeluh: harga pakan naik. Sebenarnya peternak juga tidak mengeluh. Mereka juga tetap ingin hidup. Mereka sudah menaikkan harga telur. Atau daging ayam.

Tinggal pembeli yang mengeluh. Sebenarnya juga tidak mengeluh. Tinggal lebih sedikit makan telur. Atau daging ayam. Sampai harga jagung turun. Harga makanan ternak turun. Harga telur turun. Harga daging ayam turun. Pada waktunya.

 

(Dahlan iskan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *