Saat ditanya soal permasalahan akibat politik identitas seperti pada tahun 2019 lalu yang menimbulkan pecah belah, dirinya mengatakan diperlukan kesadaran politik dan kedewasaan. Menurutnya, Negara eropa maju karena demokrasi mereka terbangun sejak 500 tahu lalu. Sedangkan indonesia hanya baru berumur 77 tahun, itu masih muda.
“Demokrasi kita masih proses pendewasaan, yang jelas jadi pemimpin itu harus memiliki konsep berkeadilan. Jangan sampai memilih pemimpin yang tidak takut pada tuhannya dan tidak sayang pada rakyatnya.Fidel castro tidak takut tuhan, kerena dia komunias, Cie Guevara tidak percaya tuhan, tapi mereka sayang pada rakyatnya. Ini sudah tidak sayang tidak percaya tuhan, komplitlah penderitaan, “tukasnya. (*)






