Namun demikian, dia menambahkan hasil debat tidak serta merta membuat para pemilih bimbang, yang jumlahnya mencapai 6 hingga 7 persen, akan langsung menentukan pilihan mereka.
Tugas para pasangan calon dan KPU, sebagai penyelenggara pemilu, kata dia, hanya memastikan jumlah golongan putih (golput) bisa seminimal mungkin untuk membuka peluang Pilpres 2024 berlangsung satu putaran.
“Pemilih bimbang itu selalu ada sampai detik akhir. Sesuatu hal yang lumrah. Mereka ini kelompok yg memutuskan saat di TPS (tempat pemungutan suara). Tugas pasangan calon dan KPU adalah memastikan jumlah golput sesedikit mungkin, sehingga satu putaran sangat mungkin,” ujar Ridwan Kamil.(*)






