POLITIK

Ridwan Kamil Sebut Gubernur Jangan Hanya Andalkan APBD Saja

×

Ridwan Kamil Sebut Gubernur Jangan Hanya Andalkan APBD Saja

Sebarkan artikel ini
Pasangan bakal calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil (ketiga kiri) dan calon wakil gubernur Suswono dalam Silaturahim Ridwan Kamil-Suswono ke DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Risky Syukur)
Pasangan bakal calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil (ketiga kiri) dan calon wakil gubernur Suswono dalam Silaturahim Ridwan Kamil-Suswono ke DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Risky Syukur)

RK juga menyebutkan sejumlah pengalamannya mencari pendanaan sosial di wilayah Jawa Barat di antaranya lewat CSR perusahaan hingga dana umat lewat zakat dan infak.

Bank bjb Tandamata

“Dulu saya buat namanya ‘Menu CSR’. Jadi saya bikin buku, kayak menu makanan, silakan mau (sumbang) ambulans, kami butuh 100,” katanya.

“Di halaman berikutnya, kami butuh mengumrahkan marbot, ada 1.000. Halaman 3 kami butuh buat guru ngaji, tambahan kesejahteraan dan seterusnya,” ungkapnya.

Menurut RK, langkah tersebut cukup sukses dilakukan. Selain itu, ia juga mendigitalkan pengelolaan dana sedekah, zakat dan infak yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh umat.

“Waktu saya dulu menjadi pemimpin di wilayah sebelah, saya digitalkan, saya potong zakat di depan, dari Rp1,5 triliun per tahun saya targetkan, malah naik Rp3 triliun, pasca COVID pula,” katanya.

“Jadi misalkan guru-guru ngaji madrasah kekurangan kesejahteraan jangan dikit-dikit demo, terus minta APBD,” kata RK.

Terkait banjir, Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil menyebutkan pernah bekerjasama dengan Presiden Jokowi membangun dua waduk di wilayah Bogor, Jawa Barat, untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil sebagai pengungkapan pengalamannya dalam mendukung penyelesaian banjir di Jakarta saat masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar).

“Dulu saya pernah, (ketika menjabat) Gubernur Jawa Barat, sebenarnya sudah kerja duluan, saya juga bantu kurangi banjir (Jakarta), bersama Pak Jokowi membangun dua waduk di Bogor,” katanya dalam kunjungannya ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, Sabtu.

Dengan waduk tersebut, kata Ridwan, hujan Bogor tidak langsung mengalir ke Jakarta melainkan tertampung dahulu.

“Itu pembebasan (lahan) koordinasi dengan gubernur dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” katanya.

Dengan waduk itu, maka kalau hujan airnya parkir dulu. “Enggak kaya’ dulu langsung sat-set (mengalir ke Jakarta),” tutur Ridwan.